"ASI adalah makanan terbaik bagi bayi sampai usia enam bulan. Selanjutnya penuhi kebutuhan ASI buah hati hingga dua tahun usianya."

Setahun Di Negeri Kangguru

July 27, 2010 Ummu Syifa Leave a comment

Tiga belas bulan lalu kami tiba di bandara Sydney. Hawa winter langsung menyapa badan ini seiring dengan lengkungan senyum manis belahan jiwa yang telah menunggu kedatangan kami. Akhirnya kami pun berkumpul kembali. Aku, ayah, dan si kecil Syifa.

Hari-hari berlalu, banyak kisah yang telah kami lewati bersama. Canda dan tawa serta tak jarang lelehan air mata, telah kami ukir bersama.  Juga kisah indah yang tercipta bersama teman-teman seperjuangan di sini. Bersyukur kami berada di lingkungan yang sangat hangat. Teman-teman yang sudah seperti saudara sendiri, senantiasa membantu tanpa pamrih. Apalagi ketika kami sangat-sangat membutuhkan bantuan di kala melahirkan si kecil Sarah, mereka dengan ringan tangan mengulurkan bantuan. Terima kasih atas segala yang telah kalian berikan dan maaf atas segala khilaf yang telah kami perbuat. Semoga Allah membalas kebaikan saudara seiman kami dengan pahala yang berlimpah, aamiin.

Kini, dua pekan insya Allah menjelang kepulangan kami ke tanah air. Rindu kami kepada keluarga tercinta kembali memenuhi dada, ingin segera jumpa mereka. Namun rasa sedih akan menginggalkan teman-teman yang sangat baik hati juga tak terperi. Allah, lindungilah mereka, kasihilah mereka yang telah banyak mengajari kami hidup di negeri asing ini. Mudahkanlah segala urusan teman-teman kami agar mereka juga segera kembali ke tanah air bersama keluarga tercinta. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dalam keadaan yang lebih baik lagi, bi idzniLlah.

Allahu Rabbi, begitu banyak kemudahan yang telah Engkau berikan kepada kami. Begitu besar nikmat yang telah Engkau karuniakan kepada kami. Ingatkan kami untuk selalu dapat mensyukuri setiap pemberian-Mu dan berikanlah kami kesabaran dalam menerima segala ketetapan-Mu. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami kembali ke tanah air serta pertemukan kami dengan keluarga tercinta dalam keadaan terbaik, aamiin.

Categories: Aussie Tags: ,

Resep Brownies Panggang Praktis

May 5, 2010 Ummu Syifa 6 comments

Resep ini terinspirasi dari sebuah video pembuatan brownies fudge di youtube. Metodenya sama, hanya saja bahan yang saya gunakan sedikit berbeda. Rasanya? Kata ayah Syifa sih enak…FYI biasanya lidah ayah Syifa itu ngga pernah bohong, kalau ngga enak ya dibilang ngga enak. Karena kali ini dibilang enak, jadi saya pede untuk nulis resep ini di sini :D Alasan lain mengapa saya suka resep ini, selain simpel bahannya juga gampang cara buatnya. Tak perlu pakai mixer. Penasaran? Yuk, kita telusuri artikel ini sampai kelar :)

Bahan-Bahan

200 gram margarine

200 gram DCC

3 butir telur (ukuran medium)

gula halus (pakai takaran air, sekitar 100 ml)*

tepung terigu (plain flour, pakai takaran air sekitar 150 ml)*

vanila essence

garam (pinch)


Cara Membuat

1. Persiapkan loyang, olesi permukaan loyang dengan margarine dan ditaburi sedikit tepung terigu hingga merata di permukaan. Bisa juga loyang dialasi dengan aluminium foil dan diolesi margarin.

2. Lelehkan margarine dalam mangkuk dengan cara dipanaskan menggunakan microwave selama satu menit. Dapat juga melelehkan margarine dengan memanaskan di atas kompor dengan api kecil.

3. Campurkan DCC ke dalam lelehan margarine, aduk-aduk hingga cokelat meleleh sempurna.

4. Kocok telur lalu masukkan ke dalamnya, aduk-aduk hingga tercampur merata.

5. Masukkan vanila essence (sekitar 1/2 sdt) dan garam (pinch atau sejimpit kecil).

6. Masukkan gula halus, aduk-aduk lagi hingga rata.

7. Masukkan plain flour dan aduk rata.

8. Panggang dalam oven 160 C selama 30 menit.

Gampang bukan? Silakan dicoba :)

*karena saya tak punya timbangan, maka andalan saya adalah takaran air ini :D Maksud 100 ml berarti gula halus ditakar agar sejajar dengan ukuran 100 ml

Alasan-Alasan Memasukkan Anak Ke Playgroup

April 14, 2010 Ummu Syifa 2 comments

Sekarang ini telah banyak bermunculan lembaga pendidikan balita yang dikenal dengan istilah playgroup (kelompok bermain). Tak hanya di kota-kota besar, di desa-desa pun kini playgroup juga sudah gampang ditemukan. Playgroup sesuai dengan namanya, biasanya memberikan aktivitas lebih banyak bermain daripada belajar. Hal ini tentu saja disesuaikan dengan usia anak-anak yang berkisar antara 2-4 tahun yang waktunya masih banyak digunakan untuk bermain.

Salah satu playgroup yang cukup terkenal dan berpusat di Jogjakarta membagi rentang usia tersebut menjadi dua kelas, yaitu kelas A dan B, masing-masing untuk anak usia 2-3 tahun dan 3-4 tahun. Playgroup tersebut juga memiliki kurikulum yang bagus dan sangat lengkap, bahkan memasukkan pelajaran agama di dalamnya. Dengan begitu tentu saja akan menarik minat para orang tua untuk memasukkan anaknya ke sana.

Jika ditelusuri lebih jauh, apa sebenarnya yang membuat para orang tua berminat memasukkan anaknya ke playgroup dan apa saja yang bisa diharapkan dengan memasukkan buah hati mereka ke lembaga pendidikan pra-TK ini?

Read more…

Kriteria Istri Shalihah

April 4, 2010 Ummu Syifa 5 comments

Ketika telah menikah, seorang wanita tidak lagi menjadi milik ibu bapaknya, melainkan menjadi milik suaminya, sepenuhnya. Ia wajib taat dan berbakti serta melakukan apa pun yang menjadi keinginan suaminya serta tidak boleh sekalipun berkata tidak jika memang perintah suaminya tersebut tidak melanggar syariat Islam. Intinya, setiap hari hanyalah kepatuhan yang ada. Kepatuhan istri kepada suaminya. Dan kepatuhan ini, dihargai oleh Allah sebagai jihadnya para wanita. Siapa pun wanita shalihah yang taat kepada Allah dan juga mentaati perintah suaminya, maka ia adalah wanita shalihah yang baginya surga serta dipersilakan masuk dari pintu mana saja yang mereka kehendaki. Subhaanallah…

Rasulullah SAW bersabda:
Jika seorang istri itu telah menunaikan shalat lima waktu,berpuasa di bulan ramadhan, dan menjaga kemaluannya dari mengerjakan perbuatan haram dan dia taat kepada suaminya, maka akan di persilahkan ia masuk ke Syurga dari pintu manapun yang ia kehendaki” (H.R Ahmad dan Thabrani)

Read more…

Categories: Islam, Nikah Tags: ,

Perlukah Menggunakan Baby Walker?

April 1, 2010 Ummu Syifa 2 comments

Sebagian besar orang tua yang melihat anaknya mulai bisa berdiri, kadang tertarik untuk membelikan baby walker dengan tujuan agar anak lebih cepat berjalan. Namun ada juga yang membiarkan anaknya belajar berjalan sendiri tanpa sama sekali menyobakan baby walker kepada anaknya. Pilihan mana yang tepat? Semuanya kembali kepada orang tua masing-masing. Ulasan yang akan disampaikan di sini hanyalah sekedar sharing informasi yang saya dapatkan dari NSW Multicultural Health Communication Service. Artikel mengenai baby walker (pdf) dapat diunduh di link ini. Read more…

No Crawling, No Problem

March 9, 2010 Ummu Syifa 1 comment

Seorang ibu yang sedang mempunyai bayi pasti selalu mengikuti perkembangan bayinya dari waktu ke waktu. Dari awal dia mulai menggerakkan matanya saat diperlihatkan benda-benda, kemudian mulai belajar memegang benda, saat mengeluarkan kata-kata pertamanya, sampai saat si bayi dapat berdiri sendiri, semua tak lepas dari pengamatan ibu. Bahkan banyak ibu yang tak lupa mencatat kejadian penting si bayi itu dalam buku khusus bertajuk “Baby Diary”.

Mengenai perkembangan bayi, beberapa buku telah banyak membahasnya. Buku-buku tersebut kebanyakan membahas tentang apa yang seharusnya bisa dilakukan si bayi pada usia tertentu. Read more…

Mengenalkan Buah Hati Kepada Calon Adiknya

March 5, 2010 Ummu Syifa Leave a comment

Hamil lagi saat usia anak pertama masih balita, sangat sering terjadi. Saat ibu sedang repot-repotnya mengurus anaknya yang masih belum bisa mandiri, tiba-tiba amanah baru datang secara tiba-tiba. Ibu harus bisa mengatur waktunya dengan baik agar semuanya tetap dapat berjalan dengan lancar, baik mengurus suami, mendidik anaknya yang masih kecil, dan juga memperhatikan kondisi badan agar kehamilannya tetap sehat.

Hal sangat penting yang seringkali terlupakan oleh ibu adalah mengenalkan calon adik kepada buah hati pertamanya. Memang, tidak mudah untuk mengenalkan sesuatu yang bagi si anak belum tampak oleh matanya. Tidak semudah mengenalkan teman baru kepada si kecil, lalu otomatis bisa bermain bersama. Si kecil yang belum mengerti ibunya hamil, tentu saja akan kebingungan bila nanti diperkenalkan kepada bayi yang tiba-tiba muncul sebagai adiknya. Ia bisa saja langsung menolak dan tidak menerima kehadiran adiknya. Lebih parahnya lagi ia akan menganggap bayi itu merebut ibunya.

Read more…

Dunia Anak, Dunia Bermain Sambil Belajar

February 7, 2010 Ummu Syifa 1 comment

Membaca judul tersebut, seolah-olah anak telah dituntut untuk belajar pada usia kecilnya. Usia yang kata orang adalah usia bermain. Bagi saya, jika bisa bermain sambil belajar mengapa tidak? Di sinilah orang tua yang punya peran penting dalam memilihkan permainan untuk anak, agar tak melulu hanya menjadikan dia kecanduan bermain tanpa ada sesuatu yang dia dapatkan.

Read more…

Anjuran Adzan di Telinga Bayi Baru Lahir

January 22, 2010 Ummu Syifa 12 comments

Sebagian dari kita mungkin sudah hafal dengan berbagai hak-hak bayi yang baru lahir, seperti mengumandangkan adzan di telinganya. Namun apakah kita juga sudah mengerti bahwa memang ada hadits yang menganjurkannya, atau hanya ikut-ikutan semata? Saya menemukan hadits tentang hal tersebut sudah sejak lama, bahkan saya cantumkan pula dalam buku saya. Namun baru sekarang ini saya menemukan referensi yang menyatakan bahwa hal tersebut ternyata tidak dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena hadits-hadits yang menjadi landasannya adalah hadits yang lemah.

Semoga Allah mengampuni kami atas ketidaktahuan kami saat melakukannya pada putri pertama kami, amin.

Berikut saya copy-kan ulasannya yang saya dapatkan di link http://rumaysho.wordpress.com/2009/01/27/anjuran-adzan-di-telinga-bayi-yang-baru-lahir

Read more…

Banana Cup Cake

January 17, 2010 Ummu Syifa 9 comments

Ini kedua kalinya bikin banana cake. Yang pertama dulu hasilnya ngga maksimal, walau habis juga dimakan para cake lovers hehe. Trus cake kedua ini dibikin dengan niat awal hanya memanfaatkan pisang yang lagi sale (waktu itu harganya 99 sen sekilo. Murah kan?) Lalu dengan berbekal resep dari free magazine dengan modifikasi hampir 100% akhirnya jadi juga banana cup cake super empuk dan lezat. Mau tahu ceritanya? Yuuks…

Bahan-bahan:

2 butir telur

1 1/2 cup gula halus

2 cup tepung terigu (saya pakai plain flour)

5 sdm margarin (dihaluskan)

2 buah pisang medium (haluskan dengan cara digerus menggunakan sendok)

1/2 sdt bicarbonat soda

Read more…

Categories: Resep Kue Tags: