Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 25 |Buah dari Beriman Kepada Para Rasul ‘Alaihimussalam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke dua puluh lima dari Silsilah Ilmiyah Beriman Kepada para Rasul alaihimussalam adalah tentang “Buah dari Beriman Kepada Para Rasul Alaihimussalam”.

Diantara buah beriman kepada Para Rasul Alaihimussalam:

1. Seseorang jadi mengetahui rahmat Allah dan perhatian Allah yang besar terhadap hamba-hamba-Nya dengan cara mengutus para Rasul kepada mereka supaya memberikan petunjuk kepada mereka dan menjelaskan kepada mereka tentang beribadah kepada Allah dan bagaimana cara beribadah kepada Allah, karena akal manusia tidak bisa berdiri sendiri tanpa wahyu dari Allah azza wajalla.

Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
[QS Ali ‘Imran 164]

“Sungguh Allah telah memberikan karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri yang membacakan atas mereka ayat-ayat-Nya dan membersihkan jiwa mereka dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Hikmah.
Dan sungguh mereka sebelumnya berada di dalam kesesatan yang nyata.”

2. Bersyukur kepada Allah atas nikmat diutusnya para Rasul Alaihimussalam.

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 25 |Buah dari Beriman Kepada Para Rasul ‘Alaihimussalam”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 24 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 22

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke dua puluh empat dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada Para Rasul alaihimussalam adalah “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 22”.

Diantara cara beriman kepada para Rasul alaihimussalam adalah mengetahui beberapa persamaan antara Nabi dan Rasul.
Mereka semua adalah manusia, laki-laki, dan merdeka.

Mereka manusia, maksudnya adalah bukan dari kalangan jin dan bukan dari kalangan malaikat.

Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَىٰ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَبَعَثَ اللَّهُ بَشَرًا رَسُولًا
[QS Al-Isra’ 94]

”Dan tidaklah menghalangi manusia untuk beriman ketika datang kepada mereka petunjuk kecuali ucapan mereka, apakah Allah mengutus seorang manusia sebagai seorang Rasul.”
Dan Allah mengatakan,

وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَجَعَلْنَا فِي ذُرِّيَّتِهِ النُّبُوَّةَ وَالْكِتَابَ…
[QS Al-Ankabut 27]

”Dan Kami telah memberikan Ishaq dan juga Yakub kepada Ibrahim dan kami jadikan kenabian dan kitab di dalam keturunannya.“

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 24 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 22”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 23 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 21

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke dua puluh tiga dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada Para Rasul alaihimus salam adalah tentang “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 21”.

Setelah kita memahami tentang mukjizat, Al Karomah, dan Al Ahwal Assyaithoniyyah dan hal-hal yang berkaitan dengannya, maka kita lanjutkan poin-poin tentang tata cara beriman dengan para rasul.

Diantara tata cara beriman dengan para rasul alaihimussalam adalah beriman dengan nama-nama para Nabi dan Rasul yang telah Allah sebutkan namanya di dalam Al-Qur’an. Mereka berjumlah 25 orang, 18 orang diantaranya disebutkan dalam beberapa ayat yang berturut-turut di dalam surat Al An’am dan 7 orang yang lain terpisah-berpisah di dalam surat-surat yang lain.

18 nama yang ada di dalam surat Al An’am adalah:

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 23 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 21”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 22 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 20

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke dua puluh dua dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada Para Rasul alaihimussalam adalah tentang “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 20” .

4. Al Karomah menambah keimanan, ketakwaan, dan kerendahan hati pada pemiliknya, sedangkan Al Ahwal Asy-Syaithoniyyah menambah kekufuran dan kejauhan dari Allah azza wa jalla.

Di dalam kitab Hilyatul Auliya, Abu Nu’aim rahimahullah membawakan dengan sanadnya kisah Abu Muslim Al Khaulani seorang yang shaleh dengan Al Aswad Al Ansy orang yang mengaku menjadi Nabi.

Berkata Syarohbil Al Khaulani ketika Al Aswad bin Qois bin dil Himar Al Ansy di Yaman muncul dipanggillah Abu Muslim, maka Al Ansy berkata “Apakah engkau bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasulullah?”
Berkata Abu Muslim, “Iya.”
Kembali Al Ansy bertanya,
“Apakah engkau bersaksi bahwa aku adalah Rasulullah?”
Berkata Abu Muslim, “Aku tidak mendengar.”
Maka dinyalakanlah api yang besar kemudian dilemparkan Abu Muslim ke dalam api tersebut, tetapi beliau tidak termudhoroti.

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 22 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 20”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 21 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 19

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke dua puluh satu dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimussalam adalah tentang “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 19”.

Diantara hal yang perlu diketahui oleh seorang muslim adalah perbedaan antara Al Karomah dan Al Ahwal Asy-Syaithoniyyah, karena sering terjadi seseorang menganggap Al Ahwal Asy-Syaithoniyyah sebagai Al Karomah, menganggap seorang wali syaitan sebagai wali Allah.

Berikut adalah perbedaan antara Al Karomah dan Al Ahwal Asy-Syaithoniyyah, semoga Allah Subhānahu wa Ta’āla memberikan taufik kepada kita semua dan menerangi diri kita dengan ilmu agama.

Diantara perbedaan antara Al Karomah dan Al Ahwal Asy-Syaithoniyyah:

1. Dengan melihat perjalanan hidup orang tersebut. Kalau dia adalah seorang mukmin yang bertakwa maka ini adalah Al Karomah dan kalau sebaliknya, dia bukan seorang yang mukmin dan bukan orang yang bertakwa maka itu adalah Al Ahwal Asy-Syaithoniyyah.

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 21 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 19”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 20 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 18

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke dua puluh dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimussalam adalah tentang “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 18”.

Di sana ada perbedaan antara Al Mu’jizat dengan Al Karomah:

1. Al Mu’jizat disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi sedangkan Al Karomah tidak disertai pengakuan sebagai seorang Nabi tetapi terjadi Al Karomah dengan sebab dia mengikuti dan beriman dengan Nabi dan istiqomah di atasnya.

2. Al Mu’jizat terjadi pada seorang Nabi dan Nabi adalah manusia, laki-laki yang merdeka. Sedangkan Al Karomah bisa terjadi pada seorang jin atau manusia, hamba sahaya, atau orang yang merdeka, seorang laki-laki ataupun perempuan, kalau mereka adalah orang-orang yang sholeh seperti yang terjadi pada Maryam dan juga Safinah maula Rasulullah ﷺ.

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 20 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 18”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 19 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 17

ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke sembilan belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimussalam adalah tentang “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 17”.

Setelah kita mengetahui tentang Al Karomah yang Allah berikan kepada wali-Nya, maka hendaklah kita mengenal tentang Al Ahwal Asy-Syaithaniyyah (keadaan-keadaan syaithan).

Al Ahwal Asy-Syaithaniyyah atau keadaan-keadaan syaithan adalah perkara-perkara yang di luar kebiasaan yang terjadi pada seorang wali syaithan sebagai istidraj.

Wali syaithan adalah para pengikut syaithan dan penolong syaithan.
Yang dimaksud dengan istidraj adalah dibiarkan supaya bertambah kekufurannya kemudian diazab.

Dan diantara dalil yang menunjukkan adanya wali-wali syaithan adalah firman Allah,

وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
[QS Al-Baqarah 257]

“Dan orang-orang yang kafir, maka wali-walinya adalah thoghut yang mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kegelapan. Mereka adalah penduduk neraka, mereka kekal di dalamnya”.

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 19 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 17”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 18 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 16

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke delapan belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimussalam adalah tentang “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 16”.

Diantara dalil dari As-Sunnah atas adanya Al Karomah:

1. Kisah Abu bakar Ash Shidiq radhiyallahu ‘anhu ketika memberi makan sebagian ahlussuffah yang datang kepada beliau. Setiap kali mereka mengambil satu suapan maka makanannya justru bertambah banyak. [diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhari dan Al Imam Muslim].

2. Kisah dua orang shahabat Nabi ﷺ, yaitu Usaid bin Hudhair dan Abbad bin Bisyr semoga Allah meridhoi keduanya.
Ketika keduanya keluar dari sisi Nabi ﷺ, di suatu malam yang gelap gulita dan di depan mereka ada cahaya, kemudian ketika mereka berpisah terbagilah cahaya tersebut menjadi dua. [diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhari].

3. Kisah Juraij seorang laki-laki yang shaleh dari kalangan Bani Israel yang dituduh berzina dengan seorang wanita, ia mengaku hamil karena Juraij. Kemudian ketika wanita tersebut melahirkan maka Juraij mengusap kepala bayi tersebut, sehingga bayi tersebut bisa menyebutkan siapa sebenarnya bapaknya. [diiriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhari dan Al Imam Muslim]

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 18 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 16”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 17 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 15

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke tujuh belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimussalam adalah tentang “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 15”.

Meyakini adanya Al Karomah adalah termasuk pokok akidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah.
Berkata Syaikhul Islam rahimahullah di dalam kitab beliau Al Aqidah Al Wasithiyah,

ومن أصول أهـل السنة : التصديق بكرامات الأولياء وما يُجري الله على أيديهم
من خوارق العادات

”Termasuk pokok-pokok Ahlus Sunnah adalah membenarkan karomah para wali dan perkara-perkara di luar kebiasaan yang Allah jalankan pada diri mereka.”

Keyakinan tentang adanya Al Karomah berdasarkan dalil-dalil dari Al Quran, As Sunnah, dan juga Ijma’.

Adapun dari Al Qur’an:
1. Kisah Maryam dengan Nabi Zakariya alaihimassallam
Dimana Nabi Zakariya alaihissalam adalah orang yang menanggung makanan bagi Maryam, yang telah mengkhususkan dirinya untuk beribadah kepada Allah, namun sesuatu yang luar biasa setiap kali Zakariya memasuki mihrab Maryam, dia mendapatkan makanan.
Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
[QS Ali ‘Imran 37]

“Setiap kali Zakariya memasuki mihrab Maryam beliau mendapatkan di sisi Maryam rezeki, Zakariya berkata, ‘Wahai Maryam dari mana engkau mendapatkan makanan ini?’ Maryam menjawab, ‘Ini adalah dari sisi Allah, sesungguhnya Allah memberikan rizki kepada siapa yang dikehendaki tanpa perhitungan.”

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 17 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 15”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Para Rasul Allah

HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 16 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 14

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke enam belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimussalam adalah tentang “Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 14”.

Diantara perkara Aqidah yang berkaitan dengan Al Mu’jizat adalah beriman dengan Al Karomah.

Al Karomah secara bahasa adalah pemberian.
Adapun secara syariat adalah sebuah perkara di luar kebiasaan yang terjadi pada seorang wali Allah.

Sebuah perkara di luar kebiasaan maksudnya: karomah bukan pemberian atau kenikmatan biasa.

Yang dimaksud dengan kebiasaan adalah kebiasaan manusia di zaman tersebut.

Yang terjadi pada seorang wali Allah, berarti Karomah tidak terjadi pada seorang Nabi dan tidak pula pada seorang wali syaithan.

Yang dimaksud dengan wali Allah: adalah setiap orang yang beriman dan bertakwa.
Sebagaimana firman Allah,

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ
[QS Yunus 62-63]

“Ketahuilah sesungguhnya wali-wali Allah tidak ada takut atas mereka dan mereka tidak bersedih. Mereka adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa.”

Iman dan takwa tidak akan terwujud kecuali dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya.

Continue reading “HSI Silsilah 8 Beriman Kepada Rasul Allah – Halaqah 16 |Cara Beriman Kepada Para Rasul Bagian 14”