Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 10 | Muhammad di Bawah Tanggungan Abu Thalib

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke sepuluh dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang ”Muhammad di Bawah Tanggungan Abu Thalib”.

Setelah meninggal Abdul Mutholib, Abu Tholib sebagai paman berusaha menunaikan hak keponakannya dengan sebaik-baiknya, bahkan mendahulukan Muhammad diantara sekian banyak putranya selama lebih dari 40 tahun di sampingnya, melindunginya, dan membela dengan ucapan dan juga fisiknya.

Rasulullah ﷺ tumbuh sebagai seorang pemuda yang dijaga oleh Allah, terjauh dari kotoran-kotoran Jahiliyyah dan kebiasaan mereka. Paling menjaga kehormatan, paling baik akhlaknya, sangat pemalu, paling jujur ucapannya, sangat menjaga amanah, jauh dari perilaku jorok dan kasar, sehingga dikenal diantara masyarakat Jahiliyyah sebagai seorang Al-Amiin (yang dapat dipercaya).

Beliau dikenal banyak silaturahim, menghormati tamu, membantu yang lain di dalam kebaikan, memakan dari usaha sendiri, dan qona’ah (merasa cukup dengan apa yang Allah berikan).

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 10 | Muhammad di Bawah Tanggungan Abu Thalib”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 9 | Pembelahan Dada Nabi, Meninggalnya Aminah dan Abdul Mutholib

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke sembilan dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang ”Pembelahan Dada Nabi, Meninggalnya Aminah dan Abdul Mutholib“.

Pada tahun ke empat atau ke lima semenjak kelahiran Nabi ﷺ, terjadi kejadian besar yang menimpa Muhammad ﷺ.

Di dalam shahih Muslim, Imam Muslim meriwayatkan bahwa datang Malaikat Jibril dan Muhammad ﷺ sedang bermain bersama anak-anak. Kemudian Malaikat Jibril membelah dada Beliau, mengeluarkan dari jantungnya segumpal darah hitam, kemudian membuangnya dan mencuci jantungnya di dalam bejana yang terbuat dari emas yang di dalamnya ada air zam-zam sehingga jantung tersebut bersih, kemudian mengembalikannya seperti semula.

Datanglah anak-anak tersebut melapor kepada Halimah bahwa Muhammad telah terbunuh. Kemudian mereka pun menyambut Muhammad dan Beliau dalam keadaan sudah berubah wajahnya.

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 9 | Pembelahan Dada Nabi, Meninggalnya Aminah dan Abdul Mutholib”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 8 | Muhammad ﷺ Disusui

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke delapan dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang ”Muhammad ﷺ Disusui“.

Setelah melahirkan, Aminah mengabarkan kepada Abdul Mutholib tentang kelahiran cucunya.
Maka datanglah Abdul Mutholib dalam keadaan sangat berbahagia kemudian memandang dan membawa masuk Muhammad ke dalam ka’bah dan memberi nama beliau dengan Muhammad, sebuah nama yang asing di antara orang-orang Arab.

Abdul Mutholib kemudian mencari wanita Arab Badui yang bisa menyusui Muhammad ﷺ, sebagaimana ini adalah kebiasaan orang-orang Arab kota. Yang demikian adalah untuk menjauhkan beliau dari berbagai penyakit kota dan supaya kuat badannya dan menguasai bahasa Arab yang fasih.

Namun saat itu banyak wanita-wanita Arab Badui yang tidak mau menyusui beliau karena beliau adalah seorang anak yatim, tidak memiliki ayah yang bisa membayar upah bagi mereka.

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 8 | Muhammad ﷺ Disusui”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 7 | Kelahiran Nabi ﷺ

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke tujuh dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah Adalah ”Kelahiran Nabi ﷺ”.

Rasulullah ﷺ dilahirkan di hari Senin, sebagaimana beliau kabarkan di dalam hadits Abu Qotadah Al-Ansory yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwasanya beliau ﷺ ditanya tentang berpuasa di hari Senin, maka beliau mengatakan,

فيه ولدت وفيه أنزل علي.

“Di dalamnya aku dilahirkan dan di dalamnya pertama kali turun wahyu kepadaku.”

Beliau dilahirkan di tahun Gajah yaitu tahun 570 Masehi. Tahun dimana terjadi kejadian besar yang mengisyaratkan kejadian yang lebih besar, yang menunjukkan bahwa Allah menginginkan kebaikan bagi manusia.

Pada tahun tersebut Abrahah gubernur Yaman yang berada di bawah raja Habasyah membangun gereja besar dengan maksud untuk memindah haji orang-orang Arab ke sana, yang selama ini mereka berduyun-duyun dan berpayah-payah ke Ka’bah dari berbagai tempat yang jauh.

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 7 | Kelahiran Nabi ﷺ”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 6 | Nasab Nabi ﷺ dan Keluarga Beliau

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke enam dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang ”Nasab Nabi ﷺ dan Keluarga Beliau”.

Beliau adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutholib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Gholib bin Fihr bin Malik bin An-Nadhr bin Kinanah.

Fihr memiliki gelar Quraisy dan Quraisy adalah keturunan Kinanah dan Kinanah adalah keturunan Ismail bin Ibrahim alaihimassalam.

Rasulullah ﷺ bersabda,

إنَّ اللهَ اصطفَى كِنانةَ من ولدِ إسماعيلَ . واصطفَى قريشًا من كنانةَ . واصطفَى من قريشٍ بني هاشمَ . واصطفاني من بني هاشمَ

“Sesungguhnya Allah telah memilih Kinanah dari anak Ismail dan memilih Quraisy dari Kinanah dan memilih Bani Hasyim dari Quraisy dan memilihku dari Bani Hasyim.” [HR Imam Muslim]

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 6 | Nasab Nabi ﷺ dan Keluarga Beliau”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 5 | Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus Bagian 4

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke lima dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang “Keadaan Kota Mekkah sebelum Nabi Diutus Bagian 4”.

Masih ada diantara ahli Jahiliyyah sisa-sisa ajaran Nabi Ibrahim alaihissalam, seperti:

– Pengagungan terhadap rumah Allah
– Tawaf
– Haji
– Umrah
– Wukuf di Arafah
– Bermalam di Muzdalifah, dll

Namun mereka membuat bid’ah di dalamnya, seperti misalnya:

– Orang-orang Quraisy melakukan wukuf di Muzdalifah dan bukan di Arafah. Yang demikian dengan alasan mereka (orang-orang Quraisy) adalah penduduk Tanah Haram sehingga menurut mereka, mereka harus wukuf di Tanah Haram, padahal ini menyelisihi ajaran Nabi Ibrahim alaihissalam.

Namun perlu diketahui bahwasanya ahli Jahiliyyah selain memiliki kebiasaan-kebiasaan yang buruk dan keyakinan-keyakinan yang menyimpang sebagaimana sudah berlalu penjelasannya, mereka juga memiliki sifat-sifat yang mulia, diantaranya:

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 5 | Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus Bagian 4”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 4 | Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus Bagian 3

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke empat dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang ”Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus Bagian 3”.

Orang-orang Jahiliyyah tidak menghargai wanita, menikahi wanita dengan jumlah tanpa batas, menikahi dua saudari sekaligus, menikah dengan istri bapaknya apabila dicerai oleh sang bapak atau ditinggal mati. Itu semua biasa di zaman Jahiliyyah.

Ada diantara mereka yang mengubur hidup-hidup anak wanita yang tidak berdosa hanya karena takut dipermalukan dengan sebab wanita tersebut.

Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ ◈بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ

“Dan apabila anak wanita yang dikubur ditanya, dengan sebab dosa apa dia dibunuh.” [QS At-Takwir 8-9]

Wanita menjadi harta warisan sebagaimana barang yang diwariskan, tersebar perzinaan dan pelacuran pada seluruh tingkatan masyarakat, tersebar minuman keras dan perjudian.

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 4 | Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus Bagian 3”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 3 | Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus Bagian 2

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke tiga dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah Adalah ”Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus Bagian 2”.

Orang-orang Arab jahiliyyah beriman dengan para dukun, tukang ramal, dan ahli nujum.

Dukun adalah orang yang mengaku mengetahui peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa yang akan datang.

Tukang ramal, mereka adalah orang-orang yang mengaku mengetahui barang yang dicuri atau barang yang hilang dengan melakukan amalan-amalan tertentu seperti melihat pada mangkok, dll.

Ahli nujum, mereka adalah orang-orang yang melihat bintang untuk mengetahui apa yang terjadi di alam semesta di masa yang akan datang.

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 3 | Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus Bagian 2”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 2 | Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke dua dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang ”Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus”.

Keagamaan orang Arab dahulu sebagian besar mengikuti dakwah Nabi Ismail alaihissalam ketika beliau mengajak mereka mengikuti millah Ibrahim, yaitu mengesakan Allah dalam beribadah dan tidak menyekutukan Allah sedikit pun.

Kemudian berlalu waktu dan mereka pun lupa dengan Tauhid meskipun masih tersisa sebagian ajaran-ajaran Tauhid pada diri mereka.

Kemudian datang Amr bin Luhai Al-Khuza-i yang melakukan safar ke Syam, melihat mereka menyembah berhala kemudian pulang ke Mekkah dengan membawa salah satu berhala yang bernama Hubal dan menaruhnya ke dalam Ka’bah. Kemudian mengajak orang-orang untuk menyekutukan Allah dan mereka pun mengikuti.

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 2 | Keadaan Kota Mekkah Sebelum Nabi Diutus”

Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah

HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 1 | Pengertian Sirah dan Pentingnya Mempelajari Sirah Nabawiyah

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang pertama dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang “Pengertian Sirah dan Pentingnya Mempelajari Sirah Nabawiyah”.

Sirah artinya adalah ‘jalan’.
Sirah Nabawiyah adalah perjalanan hidup Nabi ﷺ.

Mempelajari perjalanan hidup Nabi ﷺ adalah sangat penting bagi kehidupan seorang muslim karena beberapa hal:

1. Ini adalah diantara bentuk cinta kita kepada beliau ﷺ, karena setiap umat pasti mencintai pembesarnya dan semakin besar kecintaan mereka terhadap pembesarnya maka akan semakin banyak menyebutnya dan mengingatnya.

2. Mempelajari Siroh Nabawiyah adalah salah satu cara untuk mengenal ucapan beliau ﷺ dan perilaku beliau yang hendaknya dicontoh dan diteladani oleh seorang muslim.

Allah Subhānahu wa Ta’āla mengatakan,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“Sungguh ada bagi kalian di dalam diri Rasulullãh ﷺ teladan yang baik.” [QS Al-Ahzab 21]

Continue reading “HSI Silsilah 10 Sirah Nabawiyah – Halaqah 1 | Pengertian Sirah dan Pentingnya Mempelajari Sirah Nabawiyah”