Archive

Posts Tagged ‘Special’

Cintaku Jauh di Sydney

February 25, 2009 3 comments

Berat memang hidup sendiri tanpa suami di sisi. Berat, namun musti dijalani. Kata seorang teman, episode hidup memang selalu berubah, namun membawa hikmah. Semoga, suatu hari nanti kami bisa berkumpul kembali.

Berangkat Sabtu pagi, empat hari sebelum aku wisuda. Suami beserta ibu mertua telah berpamitan akan terbang menuju Jakarta. Aku sudah bertekad untuk mengantarkan suami sampai Adisucipto saja. Tak tahu kenapa, kupikir melepasnya di Jakarta akan lebih terasa menyakitkan. Dengan kebulatan tekad kubatalkan satu tiket menuju Jakarta pagi itu. Hanya ibu saja yang mengantarkannya sampai ke Jakarta. Mereka transit sebentar di rumah om di Cikarang.

Dengan air mata meleleh di pipi, kulambaikan tangan kepada suamiku yang telah terpisah dari kami (aku, anakku, dan ibuku) dengan sebuah pintu berdinding kaca tebal yang dijaga dua orang petugas. Beberapa saat kemudian wajahnya sudah tak tampak lagi. Syifa kudekap erat dengan aliran air mata yang semakin tak terbendung. Hanya ucapan selamat jalan yang mengiringi kepergiannya. Semoga selamat sampai di sana.

Cintaku jauh di Sydney. Semoga suatu hari nanti kita akan bersama lagi. Allah, kuatkan hati kami di kala kerinduan melanda. Teguhkan kami yang terpisah di antara luasnya samudra. Jagalah suamiku di manapun dia berada. Hanya kepada Engkaulah kami berharap dan memohon pertolongan. Yaa hayyu yaa qoyyum birohmatika astaghits…

*Teriring salam rindu dan cinta kepada Ayah nun jauh di sana…*

Advertisements
Categories: Special Tags:

Welcome Home

December 30, 2008 1 comment

“Welcome home…” kataku kepada suami ketika kami sampai di rumah.

“Belum home sendiri.” jawabnya sambil tersenyum.

Aku ikut tersenyum. Kami sampai di kontrakan semalam jam 21.00.

Seminggu yang lalu merupakan peristiwa penting yang akan kukenang selalu. Betapa gembira melihat wajahnya lagi. Meski tentu saja, wajah yang sedikit berbeda. Sampai-sampai Syifa butuh beberapa saat untuk “mengenali” wajah Ayahnya lagi. Read more…

Categories: Special Tags:

Rindu yang Menggebu

November 26, 2008 2 comments

Tiga belas hari yang lalu, tepat jam delapan malam ketika kuterima pesan singkat dari Ayah Syifa,

Assalamu’alaykum

Mi, Ayah sudah hampir sampai di Madinah, kota yang paling dicintai Rasulullah SAW -orang yang paling Ayah cintai- selain Mekkah. Rasanya seneng banget. Kebahagiaan terhebat dalam hidup Ayah… “

Alhamdulillah, Ayah sudah sampai dengan selamat. Sejak pertama Ayah pergi, tiada yang kumohonkan kepada-Nya selain kemudahan dan keselamatan untuk Ayah, di mana pun dia berada.

Ayah pergi ke tanah suci untuk menemani yangti. Sebenarnya yangkung lah yang sudah mendaftar untuk berangkat haji tahun ini, namun Read more…

Categories: Special Tags: ,