Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 114 | Orang Mukmin yang Termulia Ialah yang Paling Taat dan Paling Mengikuti Al Qur’an

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus empat belas dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Beliau mengatakan raḥimahullāh,

وَأَكْرَمُهُمْ أَطْوَعُهُمْ وَأَتْبَعُهُمْ لِلْقُرْآنِ

Yang paling mulia di antara mereka adalah yang paling taat dan yang paling mengikuti Al-Qur’an.

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

(QS. Al-Ḥujurāt: 13)

Yang paling mulia diantara mereka yaitu yang paling mulia di sisi Allāh adalah orang yang paling taat dan paling mengikuti Al-Qur’an. Semakin seseorang taat dan semakin seseorang mengikuti apa yang ada di dalam Al-Qur’an, maka dia semakin mulia di sisi Allāh. Termasuk mengikuti apa yang ada di dalam Al-Qur’an adalah mengikuti ḥadīṡ Nabi ﷺ. Karena di dalam Al-Qur’an, betapa banyak Allāh ﷻ memerintahkan kita untuk menaati Rasūlullāh ﷺ,

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا

Apa yang diberikan oleh Rasūl kepada kalian maka ambillah, dan apa yang dilarangnya bagi kalian maka tinggalkanlah. (QS. Al-Ḥasyr: 7)

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 114 | Orang Mukmin yang Termulia Ialah yang Paling Taat dan Paling Mengikuti Al Qur’an” →
Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 113 | Semua Orang Beriman Adalah Wali Allah

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus tiga belas dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Beliau mengatakan, raḥimahullāh,

وَالمُؤْمِنُونَ كُلُّهُمْ أَوْلِيَاءُ الرَّحْمٰنِ

Dan orang-orang yang beriman semuanya adalah wali-wali Ar-Raḥmān, wali-wali Allāh.

Dan ini shahih karena yang dimaksud dengan Wali Allāh adalah yang dicintai oleh Allāh. Maka orang-orang yang beriman, mereka dicintai oleh Allāh.

Mereka masing-masing memiliki walāyatullāh, karena mereka memiliki keimanan maka mereka memiliki bagian dari walāyatullāh, bagian dari kecintaan Allāh. Allāh ﷻ berfirman,

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ. الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

(QS. Yūnus: 62-63)

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 113 | Semua Orang Beriman Adalah Wali Allah” →
Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 112 | Pembeda Di Antara Kaum Mukminin Ialah Ketakwaan dan Penyelisihannya Terhadap Hawa Nafsu

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus dua belas dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Beliau mengatakan raḥimahullāh,

وَالتَّفَاضُلُ بَيْنَهُمْ بِالتَّقْوَى، وَمُخَالِفَةِ الهَوَى

Dan yang membedakan di antara mereka, yaitu orang-orang beriman, adalah dengan ketakwaan, yaitu rasa takutnya kepada Allāh ﷻ. Jelas masalah ketakwaan ini ada perbedaan, makanya Allāh ﷻ berfirman:

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allāh adalah yang paling bertakwa.”

(QS. Al-Ḥujurāt [49]: 13)

Ini menunjukkan bahwa ketakwaan pada diri orang-orang yang bertakwa bertingkat-tingkat satu dengan yang lain. Ada di antara mereka yang atqā (lebih bertakwa) daripada yang lain. Dan Nabi ﷺ juga mengabarkan bahwasanya Beliau adalah orang yang paling bertakwa dan orang yang paling takut kepada Allāh ﷻ .

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 112 | Pembeda Di Antara Kaum Mukminin Ialah Ketakwaan dan Penyelisihannya Terhadap Hawa Nafsu” →
Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 111 | Penjelasan Terkait Ucapan Muallif yang Menyatakan Bahwa Iman Itu Satu dan Pemiliknya Memiliki Asal yang Satu

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus sebelas dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Beliau mengatakan, raḥimahullāh,

وَالإِيمَانُ وَاحِدٌ، وَأَهْلُهُ فِي أَصْلِهِ سَوَاءٌ

“Iman itu adalah satu, dan ahlunya, yaitu orang-orang yang beriman, di dalam asal keimanan adalah sama.”

Ucapan beliau ini adalah ucapan yang perlu ada catatan di sini. Karena, kalau kita kembali kepada dalil, ternyata iman itu bukan satu, tetapi bercabang. Nabi ﷺ bersabda,

الإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ شُعْبَةً

“Iman itu ada tujuh puluh cabang lebih.”

Jadi, iman bukan satu, melainkan banyak cabangnya, dan cabangnya bukan tiga, lima, atau tujuh, tetapi ada tujuh puluh cabang lebih keimanan. Sehingga, kalau dikatakan “al-īmānu wāḥidun,” maka ini tidak benar yang demikian, ini bertentangan dengan dalil.

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 111 | Penjelasan Terkait Ucapan Muallif yang Menyatakan Bahwa Iman Itu Satu dan Pemiliknya Memiliki Asal yang Satu” →
Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 110 | Ahlussunnah Beriman Dengan Seluruh Isi Al Qur’an Bagian 3

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus sepuluh dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Beliau mengatakan,

وَجَمِيعَ مَا صَحَّ عَنْ رَسُولِ اللهِ ﷺ مِنَ الشَّرْعِ وَالبَيَانِ كُلُّهُ حَقٌّ

Baik berupa syari’at, wal bayan, maupun berupa penjelasan.

 مِنَ الشَّرْعِmaka ini yang dimaksud wallāhu taʿālā aʿlam adalah perintah dan juga larangan, hukum-hukum.

وَالبَيَانِ dan juga penjelasan, ini yang dimaksud adalah khabar, sebagaimana dalam ayat,

وَتَمَّتۡ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدۡقٗا وَعَدۡلٗاۚ

Syariatnya adalah ‘adil, bayannya dan juga khabarnya ṣidq (benar). Baik yang ada di dalam Al-Qur’an maupun di dalam sunnah Nabi ﷺ. Karena sebagaimana di dalam Al-Qur’an ada syar’ dan juga khabar, ada bayān, demikian pula di dalam sunnah Rasulullāh ﷺ juga ada syar’ dan juga bayān. Jadi, syar’ di sini adalah al-ḥukm, kemudian al-bayān di sini, wallāhu taʿālā aʿlam, adalah al-khabar.

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 110 | Ahlussunnah Beriman Dengan Seluruh Isi Al Qur’an Bagian 3” →
Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 109 | Ahlussunnah Beriman Dengan Seluruh Isi Al Qur’an Bagian 2

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus sembilan dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Ahlussunnah beriman dengan seluruh apa yang ada di dalam Al-Qur’ān dan beriman dengan seluruh apa yang shahih dari Nabi ﷺ.

Ada sebagian orang mengakui sunnah Nabi ﷺ, akan tetapi dia membedakan mana yang mutawātir, mana yang āḥād. Kalau yang mutawātir itu yang diterima, tapi kalau āḥād yang tidak sampai derajat mutawātir, maka tidak diterima di dalam masalah aqidah.

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 109 | Ahlussunnah Beriman Dengan Seluruh Isi Al Qur’an Bagian 2” →
Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 108 | Ahlussunnah Beriman Dengan Seluruh Isi Al Qur’an Bagian 1

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus delapan dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Beliau mengatakan rahimahullāh,

وَإِنَّ جَمِيعَ مَا أَنْزَلَ اللهُ تَعَالَى فِي القُرْآنِ وَجَمِيعَ مَا صَحَّ عَنْ رَسُولِ اللهِ ﷺ مِنَ الشَّرْعِ وَالبَيَانِ كُلُّهُ حَقٌّ

Dan kita Ahlussunnah wal Jamā’ah meyakini bahwasanya seluruh apa yang diturunkan oleh Allāh di dalam Al-Qur’ān, dari basmalah sampai akhir Surah An-Nās, maka semuanya adalah ḥaq.

Al-Qur’ān semuanya adalah ḥaq, tidak ada di dalamnya kedustaan. Allāh ﷻ berfirman,

وَتَمَّتۡ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدۡقٗا وَعَدۡلٗاۚ

(QS. Al-An’ām: 115)

Dan telah sempurna kalimat-kalimat Allāh (Kalāmullāh), ṣidqan bil akhbaar dan ‘adlan bil ahkaam.

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 108 | Ahlussunnah Beriman Dengan Seluruh Isi Al Qur’an Bagian 1” →
Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 107 | Ahlussunnah Tidak Mengkafirkan Seorang Muslim Kecuali Jika Dia Mengingkari Apa yang Dia Imani

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus tujuh dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Beliau mengatakan,

وَلَا نُخْرِجُ الْعَبْدَ مِنَ الْإِيمَانِ إِلَّا بِجُحُودِ مَا أَدْخَلَهُ فِيهِ

Dan kami (Ahlussunnah wal Jama’ah) tidak mengeluarkan seseorang dari iman, yaitu tidak mengkafirkan mereka, kecuali dengan mengingkari apa yang memasukkan dia ke dalam iman.

Apa yang memasukkan seseorang ke dalam iman? Ya, syahadat.

Asyhadu allā ilāha illallāh, wa asyhadu anna Muḥammadan Rasūlullāh.

Kalau misalnya ada orang yang mengingkari dua kalimat syahadat, mengatakan bahwasanya ada sesembahan selain Allāh, atau mengatakan bahwasanya Nabi Muhammad bukan seorang Nabi misalnya, barulah dia keluar dari agama Islam. Itu makna ucapan beliau.

Dan ucapan ini tentunya ada catatan. Di sini seakan-akan membatasi sesuatu yang mengeluarkan seseorang dari agama Islam hanya jika dia mengingkari dua kalimat syahadat. Selain itu, berarti tidak mengeluarkan seseorang dari agama Islam? Misalnya, dia mengingkari shalat, mengingkari zakat, atau mengingkari salah satu ibadah yang jelas, ini tidak sampai mengeluarkan seseorang dari agama Islam? Ini tentunya tidak benar.

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 107 | Ahlussunnah Tidak Mengkafirkan Seorang Muslim Kecuali Jika Dia Mengingkari Apa yang Dia Imani” →
Al Aqidah Ath Thahawiyah · Halaqah Silsilah Ilmiyyah

HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 106 | Merasa Aman dari Makar Allah dan Berputus Asa dari Ampunan-Nya Bisa Mengeluarkan Seseorang dari Islam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن والاه

Halaqah yang ke seratus enam dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah yang ditulis oleh Al Imam Abu Ja’far Ath Thahawi Rahimahullāh.

Beliau mengatakan,

وَالأَمْنُ وَالإِيَاسُ يَنْقُلَانِ عَنْ مِلَّةِ الإِسْلَامِ

Dan merasa aman dan putus asa ini bisa mengeluarkan seseorang dari agama Islam.

Yang dimaksud dengan al-amn (merasa aman) di sini adalah merasa aman dari makar Allāh ﷻ.

Kalau seseorang tidak ada rasa takut sama sekali terhadap Allāh ﷻ, sama sekali tidak ada rasa takut, merasa aman dari makar Allāh ﷻ, merasa aman dari adzab Allāh ﷻ, tidak ada rasa takutnya kepada Allāh ﷻ, maka inilah yang mengeluarkan seseorang dari agama Islam.

Continue reading “HSI Silsilah Pembahasan Kitab Al Aqidah Ath Thahawiyah – Halaqah 106 | Merasa Aman dari Makar Allah dan Berputus Asa dari Ampunan-Nya Bisa Mengeluarkan Seseorang dari Islam” →