Archive

Posts Tagged ‘paspor baru’

Cara Membuat Paspor Indonesia 

March 12, 2017 Leave a comment

Ingin ke luar negeri? Pasti butuh paspor bisa dibuat dengan cara datang langsung ke kantor imigrasi ataupun bisa juga dengan cara online. Untuk pembahasan kali ini khusus dengan datang langsung (walk in). Begini cara membuatnya. Penulis mmembuat di Yogyakarta. 

Sesi Pertama (Isi formulir) 

1. Datang ke kantor Imigrasi. Di Yogyakarta, letaknya di jalan Solo, sebelumnya Bandara Adisucipto. 

2. Ambil formulir (satu lembar) beserta map berwarna kuning. Semuanya GRATIS. 

3. Khusus untuk yang belum punya paspor, ada lembar pernyataan yang wajib diisi, serta melampirkan MATERAI 6000. Pada lembar ini, ditanya tentang NEGARA TUJUAN dan MAKSUD BEPERGIAN.

4. Mengambil nomor antrian. TIPS. Antrinya bakal panjaaaaang… Pengalaman penulis, jam 9.30 ambil nomor antrian, dapat nomor 166. Dan baru dipanggil jam 3 sore. Jadi, kalau dapat antrian di atas 90, datang setelah jam istirahat saja.

5. Melampirkan dokumen ASLI dan FOTO COPY satu lembar, meliputi: KTP, KK (Kartu Keluarga), Akta Kelahiran, Surat Nikah (bagi yang sudah menikah), dan Paspor Lama (bagi yang akan mengganti paspor karena habis berlaku, perpanjangan masa berlaku, rusak, atau hilang). 

6. Melengkapi lembar formulir tadi, meliputi: Jenis paspor yang dibuat (24 lembar atau 48. Lihat catatan di bawah untuk perbedaannya), Nama, Alamat lengkap, no telp, tinggi badan, tempat tanggal lahir, no KTP, masa berlaku KTP, nama ayah dan ibu, tanggal lahir ayah dan ibu, nama suami/istri berikut tanggal lahir. Jadi, jangan lupa BAWA PULPEN dan TIPEX ya.

7. Nunggu antrian. Bagi yang membawa bayi, ada ruang laktasi bagi ibu menyusui. Buat yang lapar bisa makan dulu. Ada kantin di bawah, dekat tempat parkir. Ada juga musholla dan kamar mandi. 

Sesi Foto dan Wawancara
Setelah dipanggil, (biasanya 10 nomor sekali panggil, dengan waktu sekitar 1/2 jam, selang seling antara pendaftar walk in dan online, makanya harus sabaaaar) pemohon paspor langsung masuk ruang Foto dan Wawancara. 

Sekarang sudah gabung ruangannya. 

1. Sesi Wawancara. Pemohon akan ditanya, mau untuk apa paspornya, dan tujuannya ke mana. Santai aja, ngga usah grogi. Jawab aja seperlunya.

2. Nunggu lagi untuk dipanggil foto.

3. Sesi Foto, sekaligus cap sidik jari.

4. Selesai, dapat kertas BUKTI PEMBAYARAN. Nah kertas ini nanti dibawa ke bank untuk kemudian mentransfer biaya yang tertera di sana.

Pembayaran Paspor di Bank

Paspor ada dua jenis, yaitu 24 halaman dan 48 halaman. 

Menurut info yang kami dapat, untuk paspor 24 halaman, biasanya untuk TKI. Dan ada tambahan info lagi, bahwa paspor ini hanya berlaku SE-ASEAN. Artinya, ada negara2 yang mungkin akan menolak paspor 24 halaman. Sehingga, untuk amannya, apply saja paspor 48 halaman, meski harganya 2x lipat. Untuk paspor 48 halaman yang kami apply, biaya totalnya adalah 355.000 (tahun 2017). 

Sayang juga sebetulnya ya kalau jarang ke luar negeri. Tapi daripada ditolak di belakang.. 

Bayar paspor sesuatu nominal yg tertulis. Teller akan memberikan bukti pembayaran. Simpan bukti tersebut untuk ditukar dengan paspor saat pengambilan paspor. 

Proses Pengambilan Paspor 

Paspor dapat diambil TIGA HARI SETELAH PEMBAYARAN. 

Langkah2 pengambilan paspor:

1. Datang ke kantor imigrasi, bawa bukti pembayaran dan jangan lupa MATERAI 6000

2. Masukkan bukti pembayaran ke meja petugas. Tunggu panggilan. 

3. Saat dipanggil, tanda tangan paspor. Selesai. 

4. Jika paspor adalah perpanjangan, maka perlu untuk mengambil paspor lama yg sebelumnya ikut dikumpulkan di map, dengan menandatangani pernyataan (yg telah disediakan) dengan dilampiri materai 6000. Paspor lama nantinya akan digunting. Selesai. 

Semoga bermanfaat. 

(gambar paspor baru, diambil dari website kompas[dot]com)