Halaqah Silsilah Ilmiyyah · HSI Silsilah 9 Beriman dengan Takdir Allah

HSI Silsilah 9 Beriman dengan Takdir Allah – Halaqah 22 | Aliran yang Menyimpang di Dalam Masalah Hidayatut Taufiq dan Penyesatan

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke dua puluh dua dari Silsilah Ilmiyyah Beriman dengan Takdir Allah adalah tentang ”Aliran yang Menyimpang di Dalam Masalah Hidayatut Taufiq dan Penyesatan“.

Telah menyimpang di dalam masalah ini dua aliran: Al Qodariyyah dan Al Jabriyyah.

Adapun Al Qodariyyah, maka mereka meyakini bahwa Allah bukanlah yang memberikan hidayah taufiq dan Allah bukanlah yang menyesatkan.

Dan mereka mengatakan bahwa makna Allah memberikan hidayah yang datang di dalam dalil seperti dalam firman Allah,

… وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ…
[QS Al-Qashash 56]

“Akan tetapi Allah memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki.”

Adalah penamaan orang tersebut dengan orang yang mendapatkan hidayah.

Dan mereka mengatakan bahwa maksud Allah menyesatkan seperti yang datang di dalam firman Allah azza wajalla,

… ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ اللَّهُ مَنْ يَشَاءُ… ۚ
[QS Al-Muddatstsir 31]

“Demikianlah Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki.”

Adalah penamaan orang tersebut dengan orang yang sesat.

Dan ini tentunya bertentangan dengan dalil-dalil yang telah berlalu yang menunjukkan bahwa Allah, Dia-lah yang memberikan hidayah taufiq dan Dialah yang menyesatkan.

Demikian pula Allah Subhānahu wa Ta’āla telah menjadikan hidayah yang Allah berikan kepada seorang hamba sebagai sebuah karunia dan anugerah, sebagaimana firman Allah,

… ۖ بَلِ اللَّهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ أَنْ هَدَاكُمْ لِلْإِيمَانِ..
[QS Al-Hujurat 17]

“Akan tetapi Allah memberikan anugerah kepada kalian dengan memberikan hidayah kepada keimanan.”

Seandainya maksud Allah memberikan hidayah adalah hanya penamaan pelakunya dengan orang yang mendapatkan hidayah maka ini tidak dinamakan dengan karunia dan anugerah karena seandainya ini adalah karunia atau anugerah, maka kita sebagai makhluk juga memberikan karunia dan anugerah sebab kita pun sebagai makhluk juga menamakan orang tersebut sebagai orang yang mendapatkan hidayah.

Adapun Al Jabriyyah maka mereka meyakini bahwa Allah memaksa mereka, tidak memberikan mereka kehendak, tidak memberikan mereka kemampuan, menghalangi mereka dari sebab-sebab mendapatkan petunjuk.

Dan ini juga bertentangan dengan dalil-dalil yang telah berlalu yang menunjukkan bahwa seorang hamba diberi kehendak dan kemampuan, diberi kesempatan memilih dan ditunjukkan kepadanya jalan yang lurus.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullah Roy
Di kota Al-Madinah

Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.

2 thoughts on “HSI Silsilah 9 Beriman dengan Takdir Allah – Halaqah 22 | Aliran yang Menyimpang di Dalam Masalah Hidayatut Taufiq dan Penyesatan

  1. Bismillah. Umm, postingan yang ini sepertinya ada typo di judul. Ini halaqah yang ke-22 ya? Karena yang 21 sudah ada di postingan sebelum nya. Oh ya, saya sangat berterima kasih atas postingan 2nya. Bermanfaat sekali untuk saya belajar. Jazakillah khairan katsir ya umm.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s