Diary Syifa · Family · Informasi · Pesantren · Sekolah

Pendaftaran dan Seleksi Masuk Pesantren Al Irsyad Putri Bagian 1

Pada postingan kali ini saya akan membagikan cerita ketika sulung saya mendaftar di sebuah pesantren di daerah Tengaran. Ya, Pesantren Islam Al Irsyad Putri tepatnya, yang berlokasi di Tengaran, Semarang.

Sebenarnya sudah jauh-jauh hari, kami memikirkan tentang kelanjutan anak kami setelah SD nanti. Bahwa kami sepakat akan mencari pesantren tahfidz untuk anak kami.

Kami pun browsing dan menemukan beberapa nama pesantren yang sekiranya cocok dan sesuai dengan yang kami inginkan.

Mengapa Mondok di Pesantren?

Pertanyaan yang seringkali terlontar ketika anak selesai belajar di jenjang Sekolah Dasar adalah akan ke mana meneruskan sekolah nanti?

Kami sendiri memutuskan untuk memondokkan anak kami setelah melalui pertimbangan yang cukup banyak, diantaranya:

1. Kami ingin anak kami fokus menghafal Al Qur’an.

2. Kami ingin anak kami setelah lulus nanti mampu berbahasa Arab yang akan memudahkannya mempelajari Dienul Islam.

3. Kami ingin anak kami mandiri

4. Kami ingin anak kami terjaga dalam pergaulan

Setidaknya empat alasan tersebut cukup untuk meyakinkan kami bahwa mondok adalah keputusan yang tepat. Meskipun untuk sebagian orang bisa saja berbeda.

Kriteria Pesantren Pilihan

Setelah mantap dengan keputusan mondok, maka kami pun mulai mencari pondok pesantren Islam yang cocok dengan keinginan kami tersebut.

Beberapa kriteria yang kami inginkan adalah:

1. Pesantren harus berakidah ahlus sunnah wal jamaah

2. Jarak dengan rumah yang tidak begitu jauh

Mulanya dua itu saja kriteria kami. Selain tentu saja kegiatan belajarnya yang memang fokus pada menghafal Qur’an.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Mendaftar ke Pondok Pesantren

Yang harus dilakukan adalah mencari tahu informasi sebanyak-banyaknya.

1. Bertanya kepada ustadz atau ustadzah, juga teman-teman yang anaknya sudah mondok.

Kami bertanya tentang keadaan pondok, bagaimana kegiatan di pondok, dan tentu saja fasilitas di pondok.

2. Lakukan survey ke beberapa pondok agar mengetahui sendiri keadaan pesantren.

3. Membuat list nama-nama pesantren, setelah menemukan beberapa pilihan

Akhirnya pilihan kami pun jatuh ke beberapa nama, yaitu Al Irsyad, Bina Madani Putri, Yaumi, dan Taruna Al Qur’an.

Saya pun mempersiapkan semua berkas yang diperlukan untuk pendaftaran ke empat pesantren tersebut.

Al Irsyad adalah yang paling awal dalam pembukaan pendaftaran. Tahun ini, pertengahan Oktober 2018 sudah mulai dibuka. Saya pun melakukan pendaftaran online dan juga melengkapi seluruh berkas yang diperlukan.

Informasi tentang syarat pendaftaran dan kelengkapan pendaftaran Pesantren Islam Al Irsyad dapat dibaca di sini.

Setelah proses pendaftaran selesai, kami hanya tinggal menunggu undangan seleksi.

Kami mendapatkan undangan untuk seleksi tanggal 5 Januari 2019 lalu.

Seleksi hanya dilakukan dua hari saja, yaitu tanggal 5 dan 6 Januari 2019 sesuai dengan yang diberikan oleh panitia.

Singkat cerita.

Tiba waktunya anak saya untuk menempuh seleksi masuk pesantren Al Irsyad. Seleksi dimulai jam 7 pagi. Kami memutuskan untuk menginap sehari sebelumnya.

Ada beberapa penginapan di sekitar pesantren. Qadarullah waktu saya akan booking, semua penginapan di sekitar pesantren sudah full booked. Saya diberitahu oleh teman, bahwa biasanya begitu dapat undangan seleksi, mereka buru-buru booking penginapan.

Yaah.. Pantas saja. Saya booking sebulan setelah dapat undangan.. Hehe.

Akhirnya kami menginap di salah satu hotel agak jauh dari pesantren, sekitar tujuh kilometer.

(Nggak usah review hotelnya ya? Yang jelas lebih dari nyaman lah.. )

Kami menginap semalam saja. Kami berangkat dari Jogja Jum’at sore dan besoknya (Sabtu pagi) sudah check out.

Suasana saat seleksi di Pesantren Al Irsyad Putri

Sebelum pukul 7 pagi, kami sudah sampai lokasi. Udara dingin menyambut kami. Tampak gunung megah terlihat jelas di sana. Suasananya sejuk dan nyaman. Jalan di depan pesantren juga tidak ramai, karena bukan jalan besar. Cukup kondusif untuk belajar.

Panitia menempelkan lembaran-lembaran bertuliskan nama calon santriwati yang akan mengikuti seleksi. Dari info yang saya dapat, jumlah pendaftar untuk jenjang Mutawasithoh (SMP) adalah sekitar 210 dan yang diterima hanya 60 santriwati saja.

Proses Seleksi

Seleksi di Al Irsyad selesai dalam satu hari saja. Materi seleksi meliputi: tes menghafal Al Qur’an, wawancara, dan tes akademik (Matematika dan Bahasa Indonesia).

1. Tes Menghafal Al Qur’an

Pada tes ini, para calon santriwati diminta untuk menghafalkan setengah halaman dalam waktu 30 menit. Adapun untuk surat yang dihafal ditentukan oleh panitia saat namanya dipanggil.

2. Tes Wawancara

Pertanyaan ketika wawancara adalah seputar keseharian anak di rumah dan tentang pondok.

3. Tes akademik selama dua jam berupa tes Matematika dan Bahasa Indonesia.

(bersambung ke Bagian 2)

6 thoughts on “Pendaftaran dan Seleksi Masuk Pesantren Al Irsyad Putri Bagian 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s