Home > Cerita, Diary Syifa, Islam > Ngasih Hadiah, Ngga Perlu Pas Ultah

Ngasih Hadiah, Ngga Perlu Pas Ultah

Sebetulnya ide ngasih hadiah hari ini meluncur dari mulut anakku tadi pagi. Kemarin dia sudah membantu saya membereskan kamar. Waktu saya tawarkan membeli makanan ringan sebagai hadiah, dia ngga mau.

Dia bilang, “Kasih hadiah aja.”🙂

Dan sebetulnya pula, kami (saya dan ayahnya anak-anak) sering memberikan hadiah untuk anak-anak kami. Cuma, saya yang lebih bisa merangkainya dalam bentuk yang indah seperti ini😀

Kalau hadiah dari sang ayah, biasanya langsung bisa ketahuan, ngga perlu dibuka. Misalkan baru pulang dari Jakarta, ayahnya membawakan buku-buku. Pulang dari Lombok, beliau bawakan kaos. Semuanya serba transparan, ngga ribet pakai dibungkus kado segala😀

Kalau saya beda, saya ingin memberikan sesuatu yang tampak spesial, walau isinya biasa-bisa saja😀

hadiah buat Syifa

Berkaitan dengan hadiah ini, kami malah tidak pernah memberikan hadiah saat anak-anak ultah. Kami tahu, bahwa baginda Rasulullah tidak pernah mencontohkan yang demikian🙂

Kata Rasulullah, memberi hadiah akan menimbulkan kasih sayang.

“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.”
(HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601)

Nah, kalau ngasih hadiah cuma pas ultah, tandanya sayangnya pas ultah saja?
Salah besar!

Kalau ngasih hadiah pas ultah, tandanya kita tidak mencontoh Rasulullah🙂
Kita bahkan masuk dalam golongan manusia yang meniru-niru kaum kuffar. Kenapa?

Lihat saja, tradisi memberi hadiah pada saat ultah tidak pernah ada dalam ajaran Islam. Tidak pernah sekali pun dicontohkan Rasulullah.

Back to the gift.

Hadiah ini, sengaja saya bungkus rapi dan rencananya akan saya berikan siang nanti saat menjemput mba Syifa sekolah.

Sudah terbayang, raut muka yang manis dengan lesung pipit “buatan” (bekas kejedot pojokan meja waktu kecil yang ngga ilang-ilang) yang akan terpancar ketika menerima hadiah nanti.

Hadiahnya memang tak seberapa, tapi semoga dia suka🙂

Categories: Cerita, Diary Syifa, Islam Tags: , , ,
  1. October 14, 2013 at 9:32 am

    bNER JUGA YA ,,klau pda hri ultah,syngnya hnya hr ultah aja,,,mantap

  2. October 26, 2013 at 7:25 am

    Menarik cara memberi hadiahnya….

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: