Home > Bayi, Informasi > Obat Bebas Alkohol

Obat Bebas Alkohol

Nabi SAW bersabda yang artinya “Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obatnya, dan menjadikan untuk kamu bahwa tiap-tiap penyakit ada obatnya. Oleh karena itu berobatlah, tetapi janganlah berobat dengan sesuatu yang haram.” [HR. Abu Daud].

Saya bukan tipe orang yang sedikit-sedikit minum obat, begitu pun anak saya. Bila anak saya hanya sakit batuk pilek biasa saja, saya lebih memilih untuk memberikan madu hangat. Saya sangat menghindari obat-obatan masuk ke tubuh mereka.

Bicara tentang obat-obatan, memang sesekali saya perlu memberikan obat bagi anak saya, juga saya sendiri, terutama jika badan tak juga kembali fit. Dulu saya tidak memikirkan ingredient dalam obat yang saya atau pun anak saya minum. Sekarang, begitu saya tahu tentang hadits di atas, saya menjadi sangat pemilih untuk memberikan obat bagi anak saya. Jika membeli obat, saya selalu melihat cap atau tanda yang menginformasikan bahwa obat-obat tersebut bebas alkohol. Bila tidak ada tanda bebas alkohol, maka periksa saja ingredient obat tersebut dan pastikan bahwa tidak ada kandungan alkohol atau ethyl alkohol (ethanol) dalam obat tersebut.

Dari sebuah facebook seorang kawan yang pernah melihat langsung obat-obatan di UK (kemudian survey obat-obatan di Indonesia), beliau memberikan informasi yang sangat berguna, yaitu tentang berbagai merk obat yang mengandung khamr (alkohol). Di antara obat-obatan tersebut adalah sebagai berikut:

Contoh obat flu yang mengandung khamr:
1. OBH Dryl
2. OBH Combi
3. Bisolvon
4. Woods ekspectorant
5. Actived Plus (kemasan merah dan hijau)
6. Vicks Formula 44 DT
7. Vicks Formula 44

Sedangkan contoh obat-obatan yang tidak mengandung khamr:
Konidin, Allerin ekspectorant, Mextril, Laserin, Decolsin, dan Ikadryl.

Obat-obatan yang sudah ada sertifikat halal MUI:
OB Herbal Antangin dan Nelco Special

Saya ingin sedikit menambahkan beberapa obat untuk anak-anak yang tidak mengandung alkohol (bebas alkohol), yang saya pilih untuk anak saya:
1. Sanmol Paracetamol drops (pereda demam untuk bayi, usia 0-2 tahun)
2. Alco oral drops (meringankan hidung tersumbat, untuk anak usia 2-5 tahun)
3. Tempra Syrup Paracetamol (menurunkan panas dan meredakan nyeri, untuk usia 1-6 tahun)
4. AnaKonidin (sirup bat batuk dan pilek, untuk usia 2-12 tahun)

Satu informasi penting sebagai tambahan apabila anak demam dan suhunya tidak sampai 38 dejat celcius, jangan dulu diberikan obat turun panas. Biarkan anak membangun self-imun-nya dahulu. Bila suhunya mencapai 38 celcius boleh diberikan obat turun panas. Selain itu, apabila demam tidak turun juga sampai batas waktu tiga hari, segeralah pergi ke dokter. Alternatif lain ketika demam adalah anak diberikan pereda demam yang ditempel di dahi, seperti Bye Bye Fever atau Cool Fever. Cara ini cukup efektif menurunkan demam.

Semoga Allah selalu melindungi kita dari hal-hal yang haram, amiin. Semoga informasi yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

About these ads
  1. March 25, 2011 at 11:10 am | #1

    sebentarsebentar,,,,
    kata alkohol dan khomr itu sama2 berasal dari bahasa Arab.
    dan kedua kata itu hakikatnya berbeda…

    dan seingat saya, antara alkohol dan khomr pun juga tidak bisa dianggap sama. terjadi salah kaprah ttg hal ini.
    Sy pernah -seingat sy- membaca ttg info halal MUI, tidak semua alkohol itu = khomr yg diharamkan.

    wallahu a’lam.
    inilah pentingnya definisi dan terminologi

  2. March 28, 2011 at 9:10 am | #2

    itu foto sanmol ya
    hihihihihi

    • Ummu Syifa
      March 28, 2011 at 10:16 am | #3

      iyah… :D

  3. ochie flowery
    April 15, 2011 at 11:48 am | #4

    wah emang plg sedih liat anak sakit
    untung bgt anak sy jaraaang bgt sakit
    mungkin krn doyan susu ya? soalnya abis ASI sy kasi sufor yg ada nutrivitnya, jadi skrg sehat deh

  4. tantan
    April 15, 2011 at 3:39 pm | #5

    setuju sama ochie flowery..
    lebih baik mencegah dari pada mengobati..
    kalau masih kecil, di cegahnya ya pakai sufor yang mengandung nutrivit dan AA dHA deh.. bisa melindungi si kecil.. :D

  5. graccias
    April 15, 2011 at 5:11 pm | #6

    harus yang ada vitamin A, C, E nya juga donk kalau buat anak..
    itu kan penting. :D aku sih pakai sufor yang lengkap yah..
    dan cocok untuk anakku.. :)

  6. sarah
    April 15, 2011 at 7:36 pm | #7

    anakku sering bermasalah nih sama pencernaannya..
    rasanya karna susu formulanya deh.. mungkin kurang cocok..
    ada yang bisa share ga, anak2nya pada minum sufor apa..

  7. Ummu Syifa
    April 15, 2011 at 9:56 pm | #8

    @Ochie, tantan dan graccias: makasih infonya. Sy sendiri cenderung optimalkan ASI sampe anak sy usia 2 thn. U/ kekebalan tubuh sy kasih air madu dan byk minum air putih. Meski anak sy yg 3 thn doyan susu, sy tdk memaksakan minum sufor. Alhamdulillah susu apa aja mau, sufor, UHT, pasteurisasi semua ga milih-milih. O ya, dibanding sufor, susu pasteurisasi paling bagus. Kedua UHT, yg ketiga baru sufor. (lihat postingan sy berjudul ‘Mana lebih baik, UHT atau susu formula?’) Btw nutrivit apa sih? Sy selama ini lbh suka ngasih minyak ikan kalo utk tambahan omega 3 nya. Yg jelas sy tdk terpengaruh iklan di TV ttg persaingan sufor berbagai merk :D

    @Sarah: kalau < 2 tahun, optimalkan ASI. Setelahnya, bila menginginkan memberi susu lain, pilih susu pasteurisasi atau UHT plain saja. Sy kira lebih aman utk pencernaan. Silakan dicoba :-)

  8. PAI Class
    May 10, 2012 at 10:26 pm | #9

    Makasih bu Ummu Syifa atas infonya… Wassalam

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: