Home > Aussie, Belanja > Memilih Makanan Halal

Memilih Makanan Halal

Salah satu hal yang “menantang” tinggal di negeri dengan penduduk Islam minoritas adalah dalam hal memilih makanan halal. Dulu di Indonesia, kami tidak perlu pusing-pusing memikirkan daging, ayam, atau makanan ringan yang kami beli, karena kami yakin kesemuanya itu adalah produk-produk halal. Untuk makanan ringan yang dijual di toko-toko sudah barang tentu tersemat label halal di bungkusnya.

Lain halnya dengan tempat tinggal kami sekarang. Sydney adalah salah satu kota besar di dunia dengan penduduk yang beraneka ragam ras, budaya, juga agama. Produk-produk yang beredar adakalanya tidak diketahui mana yang halal, karena tidak ada label halal pada bungkusnya. Kami harus mencari sendiri produk-produk halal yang kami ingini dari situs-situs halal guide. Situs-situs tersebut menampilkan berbagai restoran dan toko-toko yang menjual berbagai produk halal di Australia. Di antara situs-situs tersebut adalah halalfoodguide, falamaki, eatability, dan yourrestaurants. Dengan bekal lists tersebut kami jadi tahu harus ke mana membeli produk-produk halal, terutama daging dan ayam. Salah satu yang disebutkan di sana dan berjarak dekat dari unit yang kami tempati adalah sebuah restoran Indonesia bernama Nasi Goreng. Kami belum pernah ke sana karena kami pikir masih lebih ngirit jika masak sendiri. Maklum, kami hanya mengandalkan uang saku dari pemerintah😀

O ya, ada satu cerita saat kami pergi ke sebuah toko yang menjual bahan-bahan makanan oriental termasuk Indonesia. Saat itu kami sedang mencari oyster sauce untuk bumbu pelengkap masakan ikan. Lama kami mencari-cari produk Indonesia, namun tak jua kami temui. Sampai mata kami tertuju pada sebuah produk Thailand. Surprise karena ada label halal di sana. Langsung saja kami ambil. Beruntung juga ada toko tersebut. Nama toko itu adalah White Lotus, salah satu toko bahan makanan oriental terlengkap di Sydney. Tak jauh dari situ juga ada Randwick Oriental Supermarket. Namun beberapa bahan-bahan makanan dijual dengan harga yang sedikit lebih mahal. Jadi kami lebih sering berkunjung ke toko yang pertama untuk mencari bahan-bahan makanan.

“Sesungguhnya yang halal itu jelas, dan yang haram itu jelas, dan diantara keduanya ada perkara-perkara syubhat,Kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. Barangsiapa yang menjaga diri dari perkara syubhat tersebut, maka dia telah menjaga agamanya dan kehormatannya,dan barangsiapa yang jatuh dalam perkara syubhat, maka dia jatuh kepada hal yang haram. (Riwayat Bukhari & Muslim, dari Nu’man bin Basyir)

Categories: Aussie, Belanja Tags:
  1. October 24, 2011 at 10:05 pm

    salam kenal mbak,
    ngomong-ngomong, tidak ada label halal bukan berarti langsung haram kan yah?

    • Ummu Syifa
      October 25, 2011 at 6:05 am

      Betul, jika tidak ada label halal maka bisa mencermati ingredients produk makanan tsb, bila memang tdk ada sesuatu bahan yg diharamkan, insya ALLAH halal dimakan.

  2. May 23, 2012 at 9:25 am

    rencana aq pngen aq bisnis..dengan hallal tp aq sekarang lagi mencari toko yang di sewa kan pangen nya aq di sukabumi jawa barat

  3. May 23, 2012 at 9:28 am

    klou ada tolong bagi tau aq ya. ketik http://www..romysaputras@yahoo.com nom ber hp 0198912613 sekarang aq lagi berada di malysia

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: