Kartu Cerdas Balita

Liburan ke Kutowinangun, saya menyempatkan jalan-jalan dengan Syifa dan eyangnya di arena bermain yang ada di lantai dua sebuah supermarket. Selepas bermain, saya menengok toko buku yang ada di sana. Niat saya saat itu adalah mencari bahan bacaan untuk Syifa.

Berkeliling kurang lebih seperempat jam, saya malah menemukan kartu belajar untuk balita. Kartu itu adalah kartu cerdas balita yang khusus diperuntukkan bagi anak usia 4 bulan hingga 5 tahun. Kenapa kartu cerdas? Jawabannya ada di kotak pembungkus kartu tersebut. Di sana tertulis sebuah kalimat “Permainan kartu edukatif yang sederhana dengan hassil mencengangkan!”. Dan saya pun tergoda untuk membelinya, setelah memilih kartu-kartu serupa namun dari perusahaan pembuat yang berbeda. Saya rasa kartu ini yang paling bagus. Kartu berukuran kurang lebih 20cm x 15cm itu sangat lengkap. Kartu yang berjumlah 67 itu terdiri dari angka 1-20, huruf a-z, pengenalan warna, dan pengenalan bentuk. Kelebihan lain adalah terdapat dua bahasa, yakni Indonesia dan Inggris (bahasa Inggris ada di balik kertas). Gambar-gambarnya juga besar dan full color.Kartu Cerdas Balita

Dua hari Syifa main kartu itu, sudah nampak hasilnya. Ia sudah dapat mengenali beberapa gambar buah dan binatang, juga dua buah warna, abu-abu dan cokelat. Seminggu kemudian hafalannya makin meningkat.

Memang, usia Syifa (19 bulan) termasuk dalam usia golden age, yaitu masa saat si anak memiliki konsentrasi 100 persen dalam ingatannya saat menerima informasi. Felicia Irene M.Psi, psikolog perkembangan anak memaparkan, dalam rentang masa ini perkembangan fisik, motorik, dan berbahasa anak tumbuh pesat. Masa krusial ini dibagi menjadi dua, yaitu usia 0-3 tahun dinamakan batita (toddler) dan usia 3-6 tahun disebut masa prasekolah. (http://alvero.multiply.com)

Masa ini adalah masa penting untuk memberikan stimulasi sesuai dengan usia anak. Namun perlu diperhatikan bahwa konsentrasi anak hanya bertahan dalam waktu 2-3 menit saja. Jadi, jika si anak sudah terlihat bosan, jangan terlalu memaksakan agar anak tidak merasa tertekan.

O ya, dalam kartu cerdas tersebut juga diberitahukan cara untuk memperkenalkan kepada anak, yaitu tunjukkan kartu satu per satu selama kurang lebih 10 detik sambil membacakan dengan suara yang jelas. Suasana belajar juga harus menyenangkan agar si anak betah. Saya biasanya menanyai Syifa sebelum bermain kartu, “Main kartu yuk Dek.” Nanti jika Syifa terlihat antusias, ia lalu mencari keberadaan kartu itu dan saya mulai memberitahukan letak kartu tersebut. Kegiatan belajar pun dimulai. Saya persilakan Syifa membuka dan mengeluarkan isinya sendiri, nanti ia akan menyebutkan gambar yang ada di kartu yang dipegangnya. Jika tidak tahu, ia akan bertanya, “Opo yo?” dengan nada cepat😀. Lalu saya jawab dengan suara jelas dan tidak tergesa. Syifa akan menirukan ucapan saya.Demikian cara saya bermain kartu cerdas dengan Syifa.

Manfaat kartu seperti yang tertera di kotak pembungkusnya adalah:

  • merangsang perkembangan dan meningkatkan kecerdasan otak balita
  • menambah perbendaharaan kata
  • melatih kemampuan konsentrasi dan meningkatkan daya ingat
  • memudahkan orang tua dalam mengenalkan angka, huruf, warna, dan bentuk
  1. February 26, 2012 at 1:53 pm

    kalau boleh tahu berapa harganya bunda?

    • Ummu Syifa
      February 26, 2012 at 8:12 pm

      Sy lupa-lupa ingat, tapi sekitar 50.000 (3 tahun lalu)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: