Home > Special > Welcome Home

Welcome Home

“Welcome home…” kataku kepada suami ketika kami sampai di rumah.

“Belum home sendiri.” jawabnya sambil tersenyum.

Aku ikut tersenyum. Kami sampai di kontrakan semalam jam 21.00.

Seminggu yang lalu merupakan peristiwa penting yang akan kukenang selalu. Betapa gembira melihat wajahnya lagi. Meski tentu saja, wajah yang sedikit berbeda. Sampai-sampai Syifa butuh beberapa saat untuk “mengenali” wajah Ayahnya lagi.Saat itu aku berdiri di seberang jalan. Aku dan keluargaku dari Jogja datang untuk menjemput suami dan ibu mertuaku di Kebumen. Mereka baru pulang menunaikan ibadah di tanah suci. Beliau saat itu baru saja turun dari bis dan berada di seberang jalan yang lain. Aku terharu ketika melihat suamiku. Alhamdulillah, aku bersyukur akhirnya dipertemukan dengannya lagi.

Ketika beliau telah menyeberang jalan dan menghampiri kami, kurangkul suami dan ibuku, serta Syifa yang berada di pelukan Ayahnya. Aku menangis terharu. Pertemuan ini adalah pertemuan setelah perpisahan yang cukup lama untuk pertama kalinya semenjak kami menikah dulu. Rindu yang sudah terlewati, berubah menjadi kegembiraan dan keharuan yang sangat. Terima kasih Allah, telah mempertemukan kami kembali dalam keadaan yang baik. Sungguh, Allah Maha Mengabulkan Segala Do’a.

Categories: Special Tags:
  1. January 1, 2009 at 7:50 pm

    alhamdulillah….

    ikut senang…😳

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: