Home > Kimia > Hati-Hati Menggunakan Kemasan Plastik

Hati-Hati Menggunakan Kemasan Plastik

Mungkin postingan ini sudah terlambat, mengingat berita tentang bahaya menggunakan kemasan makanan atau minuman dari plastik sudah lama tersebar. Namun tak ada salahnya mengulas kembali, agar senantiasa ingat tentang bahayanya.

Anda tentu sering menggunakan produk-produk makanan atau minuman yang dikemas dalam kemasan plastik. Paling sering mungkin adalah botol air mineral atau toples-toples plastik. Pernahkah Anda mengamati kemasan plastik tersebut? Jika belum, cobalah untuk membalik botol Anda dan lihat bagian bawah botol tersebut. Apa yang Anda lihat? Sebagian besar botol kemasan plastik mempunyai logo recycle dengan angka tertulis di dalamnya.

Logo recycle (bentuk segitiga) seperti yang ada pada gambar di samping, telah dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry sejak tahun 1988 di Amerika Serikat dan telah diadopsi oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization). Angka yang berbeda (angka 1 sampai 7) mempunyai makna yang berbeda pula. Angka tersebut memberikan informasi tentang jenis plastik yang digunakan untuk pembuatan kemasan tersebut. Masing-masing memiliki sifat-sifat kimia yang berbeda. Kita bahas satu per satu yuk.

1. PETE (Polyethylene Terephthalate)

PETE atau PET merupakan jenis plastik yang keras dan transparan. Konsentrasi PETE dalam botol plastik kira-kira 30% dan biasa digunakan untuk mengemas berbagai produk makanan dan minuman, namun yang paling sering adalah botol air mineral, botol jus, dan botol soft drink. Plastik jenis ini hanya direkomendasikan untuk sekali pakai. Jika terkena air panas, lapisan polimernya dapat meleleh dan menyebabkan kanker (karsinogenik).

2. HDPE (High Density Polyethylene)

Sifat bahannya lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi daripada PETE. Biasa digunakan untuk botol susu yang berwarna putih susu, kemasan obat, bahan kosmetik, dan galon air minum. Seperti jenis nomor 1, botol ini juga hanya digunakan sekali pakai karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

3. V (Polyvinyl Chloride)

Merupakan jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Bisa ditemui pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol. Kandungan dalam plastik ini (DEHa )dapat lumer bila terkena panas (150 derajat Celcius) dan dapat mengkontaminasi makanan dan berbahaya bagi hati dan hinjal.

4. LDPE (Low Density Polyethylene)

Biasanya dipergunakan untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat dari plastik ini adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaannya agak berlemak. Pada suhu di bawah 60 derajat Celcius sangat resisten terhadap senyawa kimia. Daya proteksinya terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas lain seperti oksigen. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, namun dapat didur ulang. Baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

5. PP (Polypropylene)

Merupakan jenis plastik transparan yang tidak jernih atau berawan. Sifatnya lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah. Memiliki ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Berdasarkan sifat-sifat di atas, plastik ini merupakan plastik yang paling baik bila digunakan sebagai pembungkus makanan atau minuman. Plastik ini sering ditemui pada jenis toples-toples tempat makanan.

6. PS (Polystyrene)

Jenis ini biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam dan tempat minum sekali pakai. Bahan ini sangat sulit didaur ulang, sehingga harus dihindari. Ketika makanan bersentuhan dengan plastik ini, kandungan styrine yang ada pada plastik tersebut dapat masuk ke dalam makanan, sehingga dapat menyebabkan kanker. Selain itu plastik ini berbahaya karena mengganggu kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, pertumbuhan dan sistem syaraf.

7. Other

Plastik jenis ini merupakan gabungan dari SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene) dan PC (polycarbonate, Nylon).

SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan.

SAN biasa digunakan pada pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi. Sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan.

PC dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak balita, botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula. Bahan utama PC, yaitu Bisphenol A dapat masuk ke dalam makanan dan minuman jika suhunya dinaikkan, misalnya melalui proses pemanasan, yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas.

Sumber: dgaip5 dan forum megaxus.

Gambar diambil dari http://www.recyclelogos.org

Categories: Kimia Tags: ,
  1. December 21, 2008 at 5:56 pm

    assalamu’alaikum.

    artikel yang bagus. semoga bermanfaat.

    barokallahu fikum..

    bisa maen ke blog ana

    http://salafiyunpad.wordpress.com

  2. December 21, 2008 at 8:01 pm

    Wa’alaykumussalam warohmatullah
    Makasih sudah berkunjung. Alhamdulillah dulu sempat maen ke salafiyunpad. Blog yang bagus🙂

  3. syifa
    December 21, 2008 at 8:38 pm

    berguna banget tuh…meski dari penjelasan tersebut masih agak buram, bayangan saya tentang perbedaan mana yang PP, HDPE atau LDPE🙂

  4. December 21, 2008 at 9:20 pm

    Secara kimia, perbedaan PP dan PE ada pada jumlah rantai karbonnya. Untuk HD dan LD dilihat dari densitas atau massa jenisnya. Kalau melihat secara langsung, PP paling banyak digunakan pada toples-toples plastik tempat snack. Jenis ini yang paling baik. Coba sekali waktu nengok bagian bawah toples🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: