Home > Melahirkan, Tips & Trik > Enjoy Saat Melahirkan

Enjoy Saat Melahirkan

Ah, judulnya mengada-ada. Mana mungkin melahirkan bisa enjoy? Judul itu mengindikasikan bahwa setidaknya ada beberapa cara yang dapat ditempuh oleh seorang ibu menjelang kelahiran buah hatinya agar saat melahirkan nanti dapat berjalan normal dan lancar. Saya tuliskan sedikit ringkasannya dari buku “Kehamilan, Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan” serta beberapa tambahan dari pengalaman yang saya alami. Ngga cuma ibu aja lho yang harus membaca, suami juga perlu tahu untuk mempersiapkan segala kondisi agar semua berjalan dengan lancar.

Perbanyak Membaca Buku

Penting sekali untuk mengetahui bagaimana keadaan Anda di kala hamil dan saatnya melahirkan nanti. Buku-buku akan menjelaskan hal-hal apa saja yang biasanya terjadi saat hamil dan melahirkan, serta bagaimana cara untuk menghadapinya. Buku-buku tersebut selain menambah wawasan, akan sangat membantu Anda dalam kesiapan secara mental.

Persiapkan barang bawaan

Proses melahirkan memakan waktu yang berbeda-beda antara seorang ibu hamil dan lainnya. Ada yang cepat dan ada yang lambat, bahkan memerlukan perlakuan khusus (misalnya induksi). Ada baiknya jauh-jauh hari ibu sudah mempersiapkan barang apa saja yang hendak dibawa ke klinik bersalin, sehingga pada saat tanda-tanda itu muncul, ibu tidak perlu tergesa dan kerepotan menyiapkannya. Daftarlah barang-barang yang sekiranya perlu dibawa dan masukkan dalam tas atau koper.

Sekedar info saja, barang-barang yang diperlukan saat kelahiran adalah: kain jarik, baju dengan kancing depan (persiapan menyusui), baju ganti, pembalut khusus bersalin, perlatan mandi, perlengkapan bayi (popok, baju, celana, selimut, kaos tangan dan kaki, serta bedhong) sediakan seperlunya, karena biasanya klinik akan menyediakan pakaian bayi untuk sementara, buku-buku, majalah, dan Al Qur’an untuk dibaca-baca saat menanti kelahiran (meski mungkin sangat susah untuk konsentrasi saat kontraksi sudah sering terjadi). Makanan kecil juga perlu dibawa untuk mengisi perut agar tidak kosong, karena persalinan butuh banyak energi.

Kenali tanda-tanda persalinan

Gejala persalinan terbagi menjadi dua jenis, yaitu gejala persalinan palsu dan gejala persalinan sebenarnya. Gejala persalinan palsu biasanya mendahului gejala persalinan sebenarnya, dan bukan indikasi bahwa persalinan segera terjadi. Di sini akan langsung saya uraikan saja tentang gejala persalinan yang sebenarnya. Gejala persalinan sebenarnya memiliki tanda-tanda sebagai berikut, yang mengharuskan ibu untuk segera pergi ke klinik karena kemungkinan persalinan akan terjadi sebentar lagi.

Kontraksi semakin sering terjadi (tiap lima menit sekali) dan rasanya sangat menusuk, hingga tidak mereda meski Anda mengubah posisi (misal dari duduk kemudian berdiri). Jika masih reda dengan pengubahan posisi, berarti persalinan mungkin masih bisa menunggu waktu lama (termasuk gejala persalinan palsu).

Keluar darah. Jika ini terjadi, segera pergi ke klinik untuk memastikan apakah leher rahim telah membuka, sebagai indikasi bahwa persalinan telah dimulai.

Pecahnya ketuban. Untuk kasus ini tak perlu tawar-menawar lagi. Segera pergi ke klinik untuk mendapatkan bantuan medis.

Saat persalinan

Anda sudah berada di ruang bersalin dan sedang menunggu kelahiran buah hati Anda. Perut sudah berkontraksi sangat hebat dengan frekuensi yang sangat sering. Tenang, relaks adalah pilihan tepat. Lakukan hal-hal berikut untuk membantu Anda tetap enjoy.

Pastikan Anda sudah mengisi perut Anda dengan makanan sebelum masuk ruang bersalin. Kemudian minumlah yang banyak untuk mengisi cairan tubuh. Cairan sangat diperlukan saat persalinan karena energi Anda akan sangat terkuras dan banyaknya keringat yang keluar. Cairan berguna untuk menggantikan cairan dalam tubuh yang berkurang selama proses melahirkan. 

Latihan bernafas. Hirup nafas lewat hidung, lalu keluarkan lewat mulut. Terus bernafas seperti ini sampai dorongan dari dalam muncul. Jangan mengejan bila dorongan tidak muncul, karena akan sia-sia.

Saat dorongan telah muncul secara alami (nanti Anda akan merasakannya sendiri), mengejanlah dengan perut (seperti jika BAB -maaf-) dan jangan mengejan seraya menjerit, nanti tenggorokan Anda akan sakit. Jangan pula melibatkan wajah saat mengejan, nanti tahu-tahu mata Anda akan lebam, karena otot tertarik sangat kencang saat mengejan.

Last but not least, mintalah suami untuk menemani Anda di ruang persalinan. Carilah klinik yang memungkinkan untuk itu, karena beberapa klinik tidak mengijinkan siapa pun termasuk suami berada dalam ruang bersalin, kecuali dokter dan perawat saja. Percaya atau tidak, adanya suami di sisi kita akan sangat membantu membuat diri kita tenang. Ya minimal ada tangan yang bisa dicengkeram saat kontraksi sudah sangat tak tertahankan🙂

Silakan dipraktekkan dan semoga bermanfaat.

  1. nurzj
    December 16, 2008 at 12:28 pm

    wah mantaps si ibuk ini.. nti klo aku pulang, berguru ya..
    keep sharing..

  2. December 16, 2008 at 5:01 pm

    Tak tunggu mbak Inung 😉

  3. greenleaves
    December 18, 2008 at 4:05 pm

    bener2 artikel yang bermanfaat …:mrgreen:

    di paragraf 4 ada istilah ‘bedhong’, itu apa ya ?

  4. December 18, 2008 at 8:45 pm

    bedhong tu kain yang buat mbungkus bayi, biar ngga dingin 😀

  5. Yunie
    November 12, 2011 at 4:23 pm

    wah artikel’a bnr” bagus n b’mnfaat,, biarpn qu blm merit, tp stidak’a qu bs tw dluan cra’a nti klo uda merit n mlkukan p’salinan. amin

  6. May 21, 2012 at 3:33 pm

    Hemmm sangat bermanfaat artikelnya
    Makasih.

  7. zulfa
    February 26, 2015 at 11:12 am

    trims infonya ummu.. sangat membantu…🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: