Home > Tips & Trik, Wordpress > Membuat Self-Hosting WordPress: Sekedar Info

Membuat Self-Hosting WordPress: Sekedar Info

Dulu, pertama kali memiliki hosting di web ugm, saya tak bisa menggunakannya. Mau diapakan ya? Lalu salah seorang teman membuatkan saya sebuah blog dengan Mamboo. Blognya jadi, namun belum sempat diisi, saya sudah ngeblog di tempat lain. Mamboo susah… saya ngga pernah bisa menggunakannya sampai sekarang (ngga pernah belajar juga sih…)Wordpress

Lalu, ide untuk menggunakan hosting ini bermula ketika saya mulai mencoba hosting gratisan untuk belajar wordpress. Saat itu, konfigurasi maupun instalasi wordpress dibantu dibuatkan oleh suami. Saya belum dong saat itu, karena bingung masalah database. Akhirnya karena pingin bisa, saya mencoba instalasi wordpress dan konfigurasi sendiri di hosting saya ini. Alhasil bisa. Ya, itu dengan perjuangan yang panjang dan lama (kaya choki-choki).

Langkah pertama yang saya lakukan adalah instalasi wordpress. Saya berusaha searching ke google dan menemukan artikel yang bagus. Kalau anda tertarik, bisa download file pdf-nya di sini. Di sana sudah ada artikel komplit tentang cara upload wordpress dengan mengambil contoh di web ugm. Singkatnya saja, dengan mengikuti tutorial itu, saya sudah memiliki wordpress sendiri dan tinggal posting aja. Terimakasih untuk saudara Gideon, statistika UGM.

Waktu yang ngga kalah lama (justru paling lama ding) adalah mencari template. Anda tahu kan template wordpress yang ada saat ini mungkin sudah mencapai ribuan. Tentu saja karena saya masih belum berpenghasilan sendiri, saya memilih template yang gratisan aja, hehe. Berbagai template wordpress dapat anda download di wordpress.org. Alamat-alamat lainnya sangat banyak. Kalau anda ingin melihat template yang lebih banyak lagi, Anda bisa tanya om Google. Ketikkan saja wordpress template. Bila anda ingin yang gratis, anda bisa coba dengan keyword free wordpress template. Nanti anda akan dibuat bingung dengan berbagai template menarik dan tentunya gratiss tiss.

Setelah memiliki theme yang cocok, anda dapat mulai melakukan editing halaman blog anda supaya kelihatan menarik. O ya kalau anda ingin enjoy saat mengutak-atik template, ada baiknya anda memiliki wordpress offline. Selain mudah digunakan, anda tak perlu takut blog online anda rusak seandainya ada kesalahan saat editing. Tentang cara-cara membuat wordpress offline, saya sudah punya bocorannya saat surfing di teddysiswanto.com. Mudah sekali. Apalagi saya juga menggunakan addons mozilla, jadi saya bisa mengedit dengan lebih mudah. Mau tahu apa itu? Download dulu firebug di addons.mozilla.org, kemudian setelah didownload, bukalah wordpress offline anda dan anda akan menemukan gambar kecoa tepat di pojok kanan bawah halaman website anda. Klik kecoanya, kemudian akan muncul window dengan dua bagian terpisah, sebelah kiri adalah source HTML dan sebelah kanan adalah CSS style website anda. Klik inspect pada toolbar bagian HTML dan arahkan kursor ke halaman blog anda, sehingga anda tahu persis kode css daerah yang anda klik. Dengan demikian, anda tak perlu pusing-pusing mencari kode css pada bagian blog yang akan anda edit. Mudah, dan mengurangi resiko kesalahan editing

Nah, sekarang anda sudah punya blog sendiri, sudah memiliki theme yang sesuai, dan juga telah melakukan editing ini itu sehingga blog anda sudah cantik. Ada satu hal lagi yang harus ada dalam sebuah wordpress. Blog wordpress anda ngga akan lengkap tanpa adanya plugin. Selengkapnya insya Allah akan saya bahas pada postingan selanjutnya. Tunggu ya…

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: