Home > Bayi, Cerita, Kesehatan, Parenting > Mana Lebih Baik, UHT atau Susu Formula?

Mana Lebih Baik, UHT atau Susu Formula?

Pulang dari negeri kangguru kemarin, pada pekan pertama tiba di tanah air, kami menyempatkan untuk bersilaturahim ke tempat saudara. Ternyata setahun tidak bertatap muka cukup membuat kami terpana melihat anak-anak saudara kami yang tampak jauh lebih besar daripada sejak kepergian kami dulu. Beberapa keponakan memang terlihat semakin gemuk saja :D Memang dari bayi (sejak lepas dari ASI, mereka tidak pernah absen minum susu formula.

Ngobrol beberapa lama, lantas saudara menanyakan apakah di sana Syifa rutin minum susu? Kami jawab tidak mesti. Syifa memang doyan susu, tapi susunya  jenis UHT. Buat saya sendiri, daripada membuat segelas susu dari susu bubuk, saya lebih memilih membelikan susu cair UHT yang langsung minum. Selain praktis, Syifa pun ketika meminumnya langsung “lep” alias habis dalam waktu singkat. Berbeda dengan susu bubuk yang ketika sudah jadi segelas susu butuh waktu lebih lama untuk menghabiskan.

Setelah ngobrol tentang susu itu, saudara kami lantas menyarankan agar kemi memberikan susu bubuk saja. Mereka bilang, susu cair itu (maksudnya UHT) lebih banyak pengawetnya, jadi tidak sehat.

Berangkat dari sana, saya yang memang belum tahu kebenarannya (apakah UHT memang lebih banyak pengawet) langsung membelikan Syifa susu bubuk merk tertentu di supermarket. Dasar anaknya doyan susu, dibelikan susu merk apa pun tetap doyan, walaupun tetap seperti yang saya bilang, minum susu segelas butuh waktu kira-kira setengah jam (karena disambi makan ini itu). Kalau tidak begitu, biasanya akan bersisa walau hanya sedikit.

Nah, tadi saya baru saja menengok blog seorang teman saya yang juga ibu dari batita. Di sana ada link menarik tentang perbandingan susu UHT dan susu formula, berjudul “UHT vs SusuFormula”. Langsung saja saya klik karena saya sedemikian penasaran dengan “pemenangnya”.

Di link itu disebutkan bahwa ternyata, susu UHT lebih baik dari susu formula. Meski bukan “pemenang” nomor satu (juaranya adalah susu pasteurisasi), namun susu UHT lebih baik daripada susu formula (khususnya untuk anak usia di atas satu tahun) karena diolah dengan panas tinggi, dengan waktu sangat singkat, tanpa pengawet, lebih tahan simpan, yaitu tidak perlu disimpan di lemari es selama kemasan belum dibuka dan kemasan tidak berubah bentuk (tidak kembung/bocor).

Pembuatan susu UHT yang demikian itu jelas lebih baik daripada susu formula. Susu formula (yang biasanya khusus untuk bayi yang tidak mampu mendapatkan ASI) memang dibuat agar semirip mungkin dengan kandungan ASI. Untuk lebih jelasnya, akan saya kutipkan sedikit penjelasannya di sini.

Bayi dibawah satu tahun belum dapat mencerna secara langsung susu sapi dengan kadar lemak yang cukup tinggi, sehingga bahan dasar yang digunakan dalam susu formula adalah skimmilk ditambah dengan lemak nabati.

Skimmilk diperoleh dengan cara memisahkan lemak susu dari susu murni. Lalu lemak yang sudah terpisahkan nantinya akan menjadi bahan baku butter (mentega). Kadar vitamin larut lemak dalam skimmilk rendah sekali, sehingga untuk meningkatkan kadar lemak harus difortifikasi lagi dengan vitamin-vitamin tambahan. Di samping itu proses pengeringan susu bubuk sendiri menurunkan kandungan vitamin yang tidak tahan suhu tinggi. Hal ini juga penyebab perlunya penambahan vitamin ke dalam susu bubuk. Demikian pula tambahan lemak nabati (linolenat-linoleat, DHA, dan AA) dimasukkan ke dalam susu formula dengan tujuan membuat semirip mungkin dengan fungsi ASI. Formulasinya sendiri memiliki rumus standard yang cukup rumit
hitungannya untuk bisa memperoleh komposisi susu formula se-ideal mungkin, yang selanjutnya dianalisa metabolisme zat gizinya baik secara in vito maupun in vivo, dan sukarelawan.

Nah, dari penjelasan tersebut, memang terlihat bahwa tampaknya kandungan susu formula lebih banyak, namun vitamin asli di dalamnya ternyata lebih sedikit, makanya perlu difortifikasi dengan vitamin-vitamin tambahan untuk meningkatkan kegunaannya. Anak-anak di atas satu tahun sudah cukup minum susu UHT daripada susu formula, karena pencernaan anak usia tersebut sudah dapat digunakan untuk mencerna makanan, sehingga vitamin-vitamin dapat diambilkan dari buah dan sayur.

Sebagai tambahan, di antara ketiga jenis susu; UHT, formula, dan pasteurisasi, susu yang disebut terakhir adalah yang terbaik, karena diolah dengan panas rendah, tanpa pengawet, hanya saja resiko penyimpanan (masa expired singkat, harus dalam refrigerator), tidak mudah mencapai segala kalangan dan lokasi pengiriman/distribusi terbatas.

*Gambar dari http://t0.gstatic.com

About these ads
  1. rina
    August 29, 2010 at 5:54 pm

    selamat berkampanye UHT bu :)

  2. Anita
    August 30, 2010 at 6:16 am

    Kan dulu pernah dibahas Mi… Di fb lama ku, yg bahasan menyapih anak dulu itu loh :)

    • Ummu Syifa
      September 1, 2010 at 8:18 am

      Oh iya to? Lupa :D Tapi kayanya ngga selengkap di link itu deh (unsure)

  3. August 31, 2010 at 1:55 pm

    Assalamu’alaikum ummusyifa…wellcome back ke dunia maya..lama tidak menyapa rupanya sedang di negeri kanguru…, thanks sharenya, anak saya minumnya susu soya..karena alergi sama susu sapi. :)

    • Ummu Syifa
      September 1, 2010 at 8:22 am

      ‘alaykumussalam warahmatullah. Makasih ummurizka :) Iya, baru balik awal Agustus kemarin.

  4. rina
    November 3, 2010 at 2:45 pm

    masih tetep ragu sama susu uht… masalahnya anak saya susah bgt makan buah n sayur. jd agak ragu sama asupan vitamin, apalagi ikan laut,ih paling anti… jadi sampe sakarang masih sufor…

  5. November 22, 2010 at 10:25 am

    ibu saya dulu menyapih saya saat saya berumur 2 tahun.. :)
    adik saya yang paling kecil bahkan lebih lama lagi nyusunya..

    kunjungan perdana.. salam kenal

  6. November 23, 2010 at 4:07 pm

    Ini hal baru buat saya. Namun seringkali yang jadi pertimbangan utama adalah masalah harga. Biasanya kami hanya mencari yang paling murah dan cocok dengan pencernaan anak, bahkan tanpa memedulikan segala macam iklan yang bersliweran di sekitar kita.

  7. November 28, 2010 at 11:29 am

    sangat membantu, trims infonya

  8. monik
    January 24, 2011 at 10:19 am

    salam kenal ya….
    anak saya 14bln. krn minum susunya susah bgt maka saya nyoba untuk memberi susu UHT rasa coklat. ternyata anak saya suka apalagi klo dingin. mau tanya dong kira2 klo susu UHT yang ada rasanya itu tetap bagus ato ga y?

    • Ummu Syifa
      January 24, 2011 at 12:19 pm

      lebih baik minum yg plain saja, krn tidak mengandung gula. Sayang gigi si kecil :-)

  9. rini utami
    February 6, 2011 at 9:58 am

    assalamu’alaikum bunda syifa
    mau tanya kalo susu UHT jika dipanaskan dengan microwave apakah akan mengurangi kandungan gizinya? soalnya anak saya suka susu putih hangat, karena sebelumnya menggunakan sufor…. thanks

  10. ochie flowery
    March 24, 2011 at 12:58 pm

    terima kasih atas infonya benar2 bagus skali
    kl saya sejak anak lepas ASi eksklusif saya kasi sufor anmum
    soalnya ada nutrivitnya jadi ga gampang sakit
    apalagi kl anaknya susah makan, hrs didampingi sufor yg bgs
    kl uht kadang byk gulanya

  11. mamamommy
    March 24, 2011 at 5:46 pm

    Selama ini anak sy minum sufor. Dan baru bbrp bulan terakhir ganti susu. Dan beda bgt dgn susu2 sebelumnya, susu nya yg ini membuat dia jd jarang sakit, lebih pinter dan aktif. Dan gak pernah ada masalah dgn pencernaan krn sufor tsb nutrivitnya tinggi. Dan utk di ingat, bagus gak perlu mahal. Sufor anak sy termasuk irit :) Cm mau share itu aja sih. Trims udah share artikel nya :)

  12. mamah cuci
    February 14, 2012 at 8:39 pm

    anak saya hampr 2 thn, n rencn mo sy sapih. selm ini gak prnah mau minum susu selain asi. Bbrp hr ini sy coba trs minum susu selain asi n stlh nyari info sana sini akhrny pilihan sy jatuh pd susu uht dgn prtmbgn kandungan gizinya relatf masih terjaga dibndgkn susu formula yg proses pembuatany lebh lama. Lbh yakin lg krna dsa anak sy jg menyarankan susu uht drpd susu formula

  13. BundaBik
    November 17, 2012 at 2:45 pm

    salam kenal
    anak sy umur 2th,skrg minum susu UHT..emg gk membuat gemuk barang sekejap (spt harapan orang tua pada umumnya dan neneknya) jika dibandingkan dgn minum sufor.Alhamdulillah suka..
    Nanda Syifa akhirnya skrg ttp minum UHT ato lanjut sufor bubuk?

    • Ummu Syifa
      November 21, 2012 at 11:26 pm

      alhamdulillah minum UHT saja, tapi tidak setiap hari. Kalau pas ada ya minum :)

  14. minar
    May 24, 2013 at 4:22 pm

    wah..klo anak saya sejak umur 1 thn keatas, maunya hny minum UHT coklatnya Ultra, itu pilihannya sendiri lo, hafal dr kemasannya,,akhirnya sy memilih UHT karna kandungannya gizinya lebih terjaga pada saat proses produksi dibanding sufor yg sy dpt info dr browsing di internet, dan doyan bgt namanya buah apa saja, untuk merawat giginya dari efek gula selalu teratur minim 2x sikat gigi, bahkan balitaku sdh bs sikat gigi pd umur 17 bln sikat gigi sendiri, skrg umur 3 thn 2 bln giginya msh utuh, efek yg sy rasakan balitaku jarang sakit, meski aktif bgt dan byk bicara. Dalam sekali minum untuk ukuran 250 ml bs habis 2 kotak, jd dalam sehari bs lebih dari 6 kotak, tp balitaku tdk gemuk hanya padat,

    • MamaKanaya
      March 27, 2014 at 5:08 pm

      Wah sama dg balita ku bun….23bln setelah lepas asi hnya mau uht coklat…sbnarnya agak khawatir dg giginya….tp saya usahakan rajin sikat gigi….gmn bund….apakah tidak papa ya klo hanya mau yg coklat??

  15. Ameera
    October 18, 2013 at 11:37 pm

    Anak susah makan dan khawatir dg asupan gizinya,solusinya BUKAN SUFOR bunda.. Sdh djelaskan klo gizi sufor itu sintetik,yg trnyata hanya 5-10% saja yg bisa dserap tubuh (krn sintetik),sisanya yg 90% diubah mnjadi lemak krn tdk bisa dserap tubuh, makanya anak yg kelebihan sufor GEMUK.. Trnyata gizi sufor hanya sdikit skali yg bisa dmanfaatkan tubuh dan gemuknya anak bukanlah indikator mrk sehat bukan? Solusi yg paling tepat tetaplah variasi dr makanan padatnya,gizi alami lebih mudah dserap tubuh,walaupun sedikit tentu lebih jelas manfaatnya.. Msh ragu juga?? Pilihlah bantuan MULTIVITAMIN,yg notabene gizinya tdk beda jauh dg sufor, harganya tentu lebih murah dan dosisinya jelas.. Please be a smart n wise parent, jgn mau kita dibodohi dan djadikan goldmine-nya org bule.. Disana mrk memilih dan trbiasa minum susu murni, dan peredaran susu bubuk sgt trbatas dan ketat… Maaf jika agak kasar,buat saya susu bubuk adalah JUNKFOOD krn isinya hanya GULA dan AMPAS,tdk ada manfaatnya.. Susu murni yg baik tetaplah yg PLAIN, Yg ada rasanya kadar gulanya pasti lbh banyak.. Sedangkan susu bubuk? Tdk ada yg plain.. Kadar gulanya tetap lbh banyak walaupun ada yg mngclaim no sugar.. Just sharing krn PRIHATIN

  16. mama rea n eza
    November 3, 2013 at 10:28 pm

    rea S2 asi dan eza S3 asi…skrg dua2nya minum uht. so far ga terpengaruh dgn sufor. cuman kdg stress dgn mertua ato org yg ndesak sufor lbh baik. cuekkkk aja…uht ttp pilihan saya

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: