Home > Informasi, Kehamilan, Kesehatan > Menghitung Masa Subur Wanita

Menghitung Masa Subur Wanita

Beberapa waktu lalu ada seorang teman yang menanyakan tentang cara menghitung masa subur. Masa subur ini berkaitan dengan peristiwa pelepasan sel telur (yang telah matang) dan dikenal dengan istilah ovulasi. Jika pada saat ini sel telur bertemu dengan sperma, maka kemungkinan akan terjadi proses pembuahan dan seorang wanita akan hamil.

Menghitung masa subur dapat dilakukan secara manual, yaitu dengan rumus: (jumlah siklus haid:2) +/- 2 hari. Jumlah siklus haid wanita pada umumnya adalah 28 hari, jadi (28:2) +/- 2 hari = hari ke 12-16. Ada yang menghitung dari hari pertama haid terakhir, namun ada pula yang menghitung mundur dari perkiraan haid yang akan datang.

Misalnya bila bulan ini hari haid pertama adalah tanggal 1, maka masa subur Anda menurut cara pertama adalah antara tanggal 12-16. Sedangkan untuk cara ke dua, perkirakan haid yang akan datang tanggal 29, jadi masa subur dihitung mundur 14 hari dari tanggal 29, yaitu tanggal 13-17.

Untuk memudahkan penghitungan, saat ini banyak tool-tool atau software untuk menghitung masa subur hanya dengan memasukkan jumlah siklus haid dan hari pertama haid. Misalnya di link solusisehat. Begitu anda memasukkan data yang diminta dan klik submit, maka hasilnya akan langsung didapat. Berikut skrinsutnya.

Gambar kiri, anda diminta memasukkan rata-rata siklus haid dan hari pertama haid, kemudian setelah diklik submit, akan muncul hasilnya seperti pada gambar di sebelah kanan. Hasil yang didapat itu sesuai dengan data-data yang saya masukkan sebagai contoh, yaitu rata-rata siklus haid 30 hari dan haid pertama tanggal 12 September. Maka sesuai data, masa subur akan terjadi antara tanggal 25 September – 1 Oktober.

Untuk wanita dengan siklus haid yang tidak teratur, maka bisa jadi akan sulit menghitung masa subur. Untuk menghitungnya, anda harus mencari jumlah rata-rata siklus haid anda minimal selama enam bulan terakhir. Baru kemudian ditentukan dengan rumus di atas atau menggunakan tool tadi.

Ada juga sebuah tool yang dapat menunjukkan lengkap dengan kalender, bahkan juga kemungkinan anak yang akan dilahirkan. Silakan dicek di alamat ovulation-calendar.net. Berikut skrinsutnya.

Baris pertama diisi dengan tanggal hari pertama haid. Baris ke dua diisi dengan jumlah hari siklus haid (jarak hari pertama haid sampai hari pertama haid bulan berikutnya).
Untuk baris” luteal phase” biarkan aja angka aslinya (14 days). Angka ini merupakan angka rata-rata pada wanita dan biasanya paling banyak meleset 1 hari (gitu kata yang punya kalendar).(dikutip dari situs ini)

Selanjutnya pilih jenis kelamin bayi yang anda inginkan. Dan klik View Calendar. Hasilnya (dalam contoh ini adalah dengan tidak memilih jenis kelamin anak) adalah sebagai berikut.

Warna hijau, semakin tua maka menunjukkan semakin subur, sedangkan warna merah adalah tanda saat haid. Merah tua haid deras, semakin muda haid semakin sedikit.

Bagaimanapun, ini adalah salah satu usaha untuk menghitung masa subur dengan perkiraan saja. Hasilnya nanti terserah Allah, kapan akan memberikan rezeki berupa anak kepada kita. Berdo’a adalah hal terbaik setelah berusaha. :)

Silakan mencoba, semoga bermanfaat.

*Gambar diambil dari z.about.com

**Kutipan dan referensi dari: http://www.drdidispog.com

About these ads
  1. syifa
    January 7, 2010 at 7:12 pm | #1

    top! penting2 banget ni buat yang mo married atw pasangan muda

  2. yuniar pramit
    August 7, 2010 at 1:13 pm | #2

    pengen tau masa subur aku kpn sih?

  3. hawil
    September 23, 2010 at 11:47 pm | #3

    izn share ya….blh jg neh cara menjaga jarak kehamilan dgn yg alami

    • Ummu Syifa
      September 24, 2010 at 2:18 pm | #4

      @Hawil: silakan dgn mencantumkan sumbernya ya.

  4. yusrizal
    December 25, 2010 at 1:46 pm | #5

    ibu hj klo masa datng haid istri saya ga tentu gmna menghitung masa subur’y?

  5. Ummu Syifa
    December 26, 2010 at 5:38 am | #6

    pak Yusrizal, untuk haid tidak teratur sudah dipaparkan di atas, caranya dgn menghitung rata2 siklus bulanan selama 6 periode, lalu setelahnya dihitung dgn rumus yg sama.

  6. November 25, 2011 at 10:03 pm | #7

    assalamualikum umi syifa, salam kenal ya. Infonya bagus ni. Saya sering bingung menghitung masa subur krn haid ga teratur. Boleh saya share ya bu. tentu dg sumbernya. Saya juga butuh buat sendiri tp jg ingin berbagi. Terimakasih.

  7. gea
    May 5, 2012 at 7:22 pm | #8

    aasalamu alaikum umi syfa ku udah nikah selama 4thn tp sampai sekarang blm jg di beri keturunan, dan menstruasiku jg gak lancar 2bln sekali kdng jg 3bln sekali apakah faktor dr menstruasi saya tidak bs mempunyai keturunan tolong di jawab and trimakasih.

    • Ummu Syifa
      May 5, 2012 at 8:33 pm | #9

      ‘alaykumussalam warahmatullah. Pertama sy ingin mengucapkan terimakasih atas kunjungan mba Gea :)
      Semoga Allah memberikan rahmatnya atas buah dari kesabaran mba Gea selama 4 tahun ini.
      Mba Gea, sebetulnya saya bukan dokter apalagi pakar masalah reproduksi wanita. Saya hanya ingin share tentang pengetahuan yang saya dapat ini. Mengenai masalah mba Gea, sy tidak berani berkomentar tanpa ilmu :) Alangkah baiknya mba Gea berkonsultasi langsung kepada ahlinya yaitu dokter SPOG. Semoga mba Gea segera diberikan keturunan yang shalih/shalihah oleh Allah, aamiin.

  1. February 7, 2013 at 10:46 pm | #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: