Home > Diary Syifa, Islam, Permainan Edukasi, Proses Belajar Anak > Bermain dan Menghafal Huruf dan Angka Hijaiyah

Bermain dan Menghafal Huruf dan Angka Hijaiyah

Dimulai dari alif dan diakhiri dengan ya. Itulah huruf-huruf hijaiyah. Mungkin sebagian besar anak TK, apalagi yang telah mengikuti TPA mampu dengan baik menyebutkan huruf per huruf bahkan ada yang telah mampu menghafalkannya. Namun untuk batita bisa jadi masih kesulitan untuk menghafalkannya. Saya mengalaminya ketika mengajarkan huruf hijaiyah kepada Syifa. Saya juga pernah berbincang-bincang dengan seorang sister yang saat itu juga sempat bingung mencari metode mengajar huruf hijaiyah kepada anaknya yang berusia dua tahun tiga bulan. Dia saat ini memilih untuk mengenalkan iqra’ kepada buah hatinya, setelah merasa gagal dengan flash card.

Salah satu penerbit buku pelajaran telah memproduksi kartu (flash card) yang dapat digunakan untuk mengajarkan huruf dan angka hijaiyah untuk anak-anak. Kartu-kartu yang dibuat berwarna ini memang mudah digunakan, apalagi dengan font size yang cukup besar dapat membuat anak lebih mudah belajar. Selain itu, huruf-huruf dalam kartu ini juga dilengkapi dengan tanda-tanda baca fathah, kasroh, dan dhomah. Dulu saya sempat ingin membuat sendiri setelah mendapatkan template gratisnya di internet, namun hal itu tidak terealisasikan. Beruntung kemudian saya menemukan kartu ini di salah satu supermarket di Jogja. Saya sudah mempraktekkan pengajaran kartu ini kepada Syifa sebelum bertemu dengan sister yang saya ceritakan di atas. Saya tidak tahu apakah kelak ada hasilnya atau tidak, namun saya masih menggunakannya karena Syifa tergolong anak yang ribut, tidak suka diam terus atau bahasa Jawanya “nyenuk”, untuk duduk berhadapan berlama-lama di depan iqra’. Apalagi Syifa jika sudah memegang buku, jarang bisa kembali dengan kondisi ‘mulus’.

Kembali kepada kartu (flash card) tadi. Bagaimana cara mengenalkan huruf hijaiyah kepada anak menggunakan flash card? Dalam kartu tersebut terdapat satu kartu petunjuk yang berisi instruksi singkat. Instruksi tersebut mengatakan, pada awalnya adalah dengan mengenalkan huruf dahulu, kemudian angka. Huruf diperkenalkan satu per satu. Dalam sehari, perkenalkan tiga jenis huruf. Jika anak mampu menghafal lebih, bisa ditambah dengan huruf baru. Jika huruf telah berhasil dihafalkan semua, baru kemudian diperkenalkan angka-angka hijaiyah. Sayangnya, dalam petunjuk maupun kotak kartu tersebut, tidak disebutkan berapa kisaran usia anak yang mampu menghafal tiga jenis huruf dalam sehari, tidak seperti kartu cerdas yang pernah saya tulis di ulasan sebelumnya, yang memang khusus diperuntukkan bagi anak usia empat bulan sampai lima tahun.

Saya telah mencobakannya kepada anak saya, Syifa. Pertama kali dia mau menirukan apa yang saya katakan. Saya perlihatkan satu huruf pertama kepadanya, lalu saya menyebutkan nama huruf tersebut. Alif. Lalu dia menirukannya. Setelah beberapa kali diulang, saya lanjutkan dengan ba dan ta. Namun baru sebentar saja, dia bosan dan memilih untuk menata huruf-huruf yang lain atau menyebarnya. Saya jadi ingat salah satu acara ibu dan anak di TV, bahwa konsentrasi balita maksimal hanya berkisar antara dua sampai tiga menit. Ya sudah, lain kali saya coba lagi.

Percobaan ke dua dan seterusnya, saya masih berusaha mengulang-ulang tiga huruf pertama, yaitu alif, ba, dan ta, namun belum bisa dibilang berhasil. Syifa tidak selalu bisa menebak dengan benar huruf hijaiyah yang saya tanyakan. Kadang masih lupa atau terbalik-balik. Kadang-kadang benar menebak setelah diulang-ulang. Hm… ternyata memang butuh banyak kesabaran untuk hal ini.

Selain memiliki ukuran huruf yang besar, kartu ini juga cukup praktis dibawa jika bepergian. Tentu saja tidak harus membawa semuanya, cukup tiga huruf saja. Saya membawanya ketika mengajak Syifa jalan-jalan. Saat istirahat sejenak, kembali saya keluarkan kartu-kartu tersebut dan memainkannya dengan Syifa. Asyik bukan? Anda bisa juga mencoba memainkannya dengan buah hati Anda. Ceritakan di sini pengalaman Anda ya :-)

About these ads
  1. Aadil
    July 25, 2009 at 11:21 am

    Assalamu’alaikum wr wb

    Salam kenal. Saya sekarang adalah guru sebuah TPA di Surabaya. Mau ikut urun rembug, moga bermanfaat.

    Coba buat kartu serupa.
    Pasang salah satu kartu huruf di dinding, letakkan kumpulan kartu yang lain dalam kotak agak jauh dari dinding.
    Kemudian minta anak untuk mencari huruf yang sama dalam kotak dan menempelkannya di kartu yang dipasang di dinding.
    Minta ia menyebutkan/melafalkan hurufnya.
    Dengan aktifitas fisik mungkin lebih menyenangkan buat anak
    ulangi untuk huruf-huruf yang lain.

    Wassalamu’alaikum wr wb.

  2. July 26, 2009 at 6:43 am

    Wa’alaykumussalam wr.wb
    Terima kasih banyak Pak Aadil atas idenya, menarik dan patut dicoba :smile:

  3. ibu edy astin
    April 4, 2014 at 1:19 pm

    Bu…d mn bs kami dptkn krt hrf hijaiyahnya?

    • Ummu Syifa
      April 4, 2014 at 5:45 pm

      Ini dulu beli di toko baju anak bu. Mgkn ada juga di toko buku :)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: