Home > Islam > Kejadian Penciptaan Manusia

Kejadian Penciptaan Manusia

Saat manusia belum mengenal siapa dirinya, Allah telah menerangkan kejadian penciptaan makhluk bernama manusia dalam kalamnya yang mulia. Betapa manusia adalah makhluk sempurna yang tercipta dengan Kuasa-Nya.

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. (Almu’minun [23]:12-14)

Manusia tercipta dari sebuah sel yang merupakan hasil penggabungan antara sel sperma dan sel telur. Saya yakin, semua juga sudah tahu itu. Dua buah sel yang telah bergabung (membentuk zigot), dengan cepat membelah menjadi semakin banyak, kemudian membentuk jaringan, organ, sistem organ, dan sampai menjadi makhluk bernama manusia. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan sepuluh hari. Waktu yang tidak singkat.

Janin tumbuh dalam rahim seorang ibu. Ilmu kedokteran belum lama baru menemukan bahwa rahim seorang wanita ternyata terdiri dari tiga lapis, yaitu perimetrium (lapisan terluar rahim), miometrium (lapisan otot rahim, terletak di bagian tengah), dan endometrium (lapisan terdalam rahim)*. Padahal Al Qur’an telah menceritakannya, jauh sebelum para ilmuwan tersebut berfikir ke sana.

Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. (Az Zumar [39]:6)

Kalau Anda pernah menonton VCD Harun Yahya tentang Kejadian Penciptaan Manusia, Anda akan dibuat kagum. Subhaanallah… betapa Maha Besar Allah yang telah menciptakan manusia. Bayangkan saja, satu sel telur diperebutkan oleh berjuta sperma dan saat satu sperma saja menembus dinding sel telur, sperma-sperma yang lain tak akan bisa menembusnya lagi. Singkatnya, manusia adalah makhluk paling sempurna yang tercipta melalui sebuah kompetisi yang sangat ketat. Siapa pun itu, manusia adalah makhluk pilihan, sehingga bersyukur adalah sikap yang paling tepat sebagai makhluk Allah yang paling sempurna. 

—————-

*http://kehamilan.klikdokter.com
Gambar diambil dari http://www.javno.com

About these ads
Categories: Islam Tags: , , ,
  1. sammy witwicky
    March 31, 2009 at 1:05 pm | #1

    sangat bagus sekali informasinya menambah pengetahuan serta bertambah dan iman pada Allah SWT

  2. October 30, 2010 at 7:43 pm | #2

    seperti itukah aku diperut?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: